Peristiwa
Kediri,Diduga mengalami depresi seorang nenek warga Kecamatan Kepung Kabupten Kediri nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam rumahnya, Minggu (19/04/20)sekira pukul 07.30 WIB.
Korban bernama Kamsinah (70) diketahui kali pertama oleh suaminya Sarkum (73) menggantung diruang tamu rumahnya.
Kejadian bermula saat suami korban saat itu berada didepan rumah sedang memperbaiki sepeda angin.
Setiap harinya korban menangis dan dibiarkan oleh Sarkum, karena setiap harinya sudah menjadi kebiasaan korban menangis.Merasa curiga dengan korban tidak mendengar suara tangisannya dan kemudian suaminya menghampiri istrinya alangkah terkejutnya melihat istrinya sudah keadaan menggantung diri diruang tamu dengan memanjat kursi kecil (dingklek) menggunakan tali karung plastik (glangsing) yang diikatkan diangin-angin rumahnya.
Mengetahui kejadian tersebut suami korban memberitahukan kejadian tersebut kepada cucu korban Lia(29)dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kepung.
Mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut,polisi dan petugas kesehatan langsung menuju tempat kejadian.Kapolsek Kepung Polres Kediri AKP.Harjito menjelaskan korban diduga mengalami depresi karena sesuatu hal yang membuatnya setiap harinya menangis tanpa sebab."terangnya.
Menurut keterangan dari pihak keluarga sebelumnya korban mempunyai sakit depresi dan sudah sering berusaha benuh diri, bahkan akan terjun ke sumur yang berada didepan rumahnya."imbuhnya.
Menurut hasil pemeriksaan oleh polisi dan petugas kesehatan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,dan korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri diduga depresi.Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1(satu) buah tali dari sak plastik dengan panjang 1,5 meter yang dipakai untuk gantung diri."pungkasnya.
(kallo)
Seorang Nenek Tewas Gantung Diri Diduga Depresi
Kediri,Diduga mengalami depresi seorang nenek warga Kecamatan Kepung Kabupten Kediri nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam rumahnya, Minggu (19/04/20)sekira pukul 07.30 WIB.
Korban bernama Kamsinah (70) diketahui kali pertama oleh suaminya Sarkum (73) menggantung diruang tamu rumahnya.
Kejadian bermula saat suami korban saat itu berada didepan rumah sedang memperbaiki sepeda angin.
Setiap harinya korban menangis dan dibiarkan oleh Sarkum, karena setiap harinya sudah menjadi kebiasaan korban menangis.Merasa curiga dengan korban tidak mendengar suara tangisannya dan kemudian suaminya menghampiri istrinya alangkah terkejutnya melihat istrinya sudah keadaan menggantung diri diruang tamu dengan memanjat kursi kecil (dingklek) menggunakan tali karung plastik (glangsing) yang diikatkan diangin-angin rumahnya.
Mengetahui kejadian tersebut suami korban memberitahukan kejadian tersebut kepada cucu korban Lia(29)dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kepung.
Mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut,polisi dan petugas kesehatan langsung menuju tempat kejadian.Kapolsek Kepung Polres Kediri AKP.Harjito menjelaskan korban diduga mengalami depresi karena sesuatu hal yang membuatnya setiap harinya menangis tanpa sebab."terangnya.
Menurut keterangan dari pihak keluarga sebelumnya korban mempunyai sakit depresi dan sudah sering berusaha benuh diri, bahkan akan terjun ke sumur yang berada didepan rumahnya."imbuhnya.
Menurut hasil pemeriksaan oleh polisi dan petugas kesehatan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban,dan korban murni bunuh diri dengan cara gantung diri diduga depresi.Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1(satu) buah tali dari sak plastik dengan panjang 1,5 meter yang dipakai untuk gantung diri."pungkasnya.
(kallo)
Via
Peristiwa


Post a Comment