Peristiwa
Unjuk rasa ratusan massa dari Pergerakan Umat Islam (PUI) Kediri Raya di gedung DPRD Kota Kediri membawa kendaraan roda empat dan dua untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) membuat jl. Mayor Bismo Kota Kediri Lumpuh total.
Kediri, Radio On Air Fm.
Jalan Mayor Bismo Kota Kediri, saat ini ditutup Total. Imbas adanya aksi unjuk rasa terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) oleh Forum Umat Islam Kediri Raya. Masa berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Kediri, Jalan Mayor Bismo Kota Kediri, Kamis (16/7)
Sehingga arus endaraan dari arah Gampengrejo menuju Kota Kediri di simpang empat Semampir dialihkan menuju barat sungai (Mojoroto) dan kearah Ngasem Kediri. Sementara dari arah Kota Kediri menuju ke Mengkreng, di simpang tiga Kantor Pos Besar Kota Kediri kendaraan dialihkan menuju Kodim 0809 Kediri.
Unjuk rasa ratusan massa dari Pergerakan Umat Islam (PUI) Kediri Raya di gedung DPRD Kota Kediri membawa kendaraan roda empat dan dua untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) membuat jl. Mayor Bismo Kota Kediri Lumpuh total.
Korlap aksi dan beberapa orang perwakilan masa yang menyuarakan tolak RUU HIP akhirnya dipersilahkan masuk untuk bisa menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Kota Kediri.
Usai menyampaikan aspirasinya peserta aksi unjuk rasa terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) bergeser dari depan Kantor DPRD Kota Kediri menuju Kantor Kabupaten Kediri.
Massa ini mendapatkan pengawalan ketat aparat keamanan untuk menyampaikan aspirasinya di depan gedung DPRD Kab Kediri Jl. Soekarno Hatta .
Perwakilan massa yang berjumlah sekitar 15 orang, masuk ke dalam gedung DPRD, untuk menyampaikan aspirasinya kepada Ketua DPRD Kabupaten Kediri yang diwakili Wakli Ketua II Muhaimin dan Maskur Lukman dari Fraksi PKB.
Sementara itu, Muhaimin dari Fraksi PAN menyampaikan bahwa pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan PUI, dan akan di sampaikan ke DPR RI terkait permasalahan ini.
' Kita terima semua aspirasi teman teman PUI, dan akan kita sampaikan pada perwakilan rakyat yang ada di Jakarta," ungkapnya.
Dilain pihak koordinator aksi Rahmad Mahmudi Ketua GR - MKLB ( Gerakan Rakyat Menuju Kediri Lebih Baik) saat ditemui usai menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kab Kediri mengatakan bahwa kami membawa lima poin yang kami sampaikan.
" Bahwa kami melolak RUU HIP, supaya pemerintah mengusut inisiator dan konseptor RUU HIP, supaya pemerintah membubarkan partai politik yang menginspirasi dan mengusulkan untuk merubah RUU HIP, bubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP yang di bentuk presiden," ungkapnya pada Radio On Air Fm.
Diketahui, massa yang mendapatkan pengawalan ketat aparat keamanan serta satpol PP di luar gedung DPRD menunggu sambil duduk bersholawat serta berorasi kemudian mereka membubarkan diri. ( Swd)
Tolak RUU HIP, Ratusan Masa PUI Kepung Gedung Dewan
Unjuk rasa ratusan massa dari Pergerakan Umat Islam (PUI) Kediri Raya di gedung DPRD Kota Kediri membawa kendaraan roda empat dan dua untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) membuat jl. Mayor Bismo Kota Kediri Lumpuh total.
Kediri, Radio On Air Fm.
Jalan Mayor Bismo Kota Kediri, saat ini ditutup Total. Imbas adanya aksi unjuk rasa terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) oleh Forum Umat Islam Kediri Raya. Masa berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Kediri, Jalan Mayor Bismo Kota Kediri, Kamis (16/7)
Sehingga arus endaraan dari arah Gampengrejo menuju Kota Kediri di simpang empat Semampir dialihkan menuju barat sungai (Mojoroto) dan kearah Ngasem Kediri. Sementara dari arah Kota Kediri menuju ke Mengkreng, di simpang tiga Kantor Pos Besar Kota Kediri kendaraan dialihkan menuju Kodim 0809 Kediri.
Unjuk rasa ratusan massa dari Pergerakan Umat Islam (PUI) Kediri Raya di gedung DPRD Kota Kediri membawa kendaraan roda empat dan dua untuk menyampaikan aspirasinya. Mereka menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) membuat jl. Mayor Bismo Kota Kediri Lumpuh total.
Korlap aksi dan beberapa orang perwakilan masa yang menyuarakan tolak RUU HIP akhirnya dipersilahkan masuk untuk bisa menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Kota Kediri.
Usai menyampaikan aspirasinya peserta aksi unjuk rasa terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) bergeser dari depan Kantor DPRD Kota Kediri menuju Kantor Kabupaten Kediri.
Massa ini mendapatkan pengawalan ketat aparat keamanan untuk menyampaikan aspirasinya di depan gedung DPRD Kab Kediri Jl. Soekarno Hatta .
Perwakilan massa yang berjumlah sekitar 15 orang, masuk ke dalam gedung DPRD, untuk menyampaikan aspirasinya kepada Ketua DPRD Kabupaten Kediri yang diwakili Wakli Ketua II Muhaimin dan Maskur Lukman dari Fraksi PKB.
Sementara itu, Muhaimin dari Fraksi PAN menyampaikan bahwa pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan PUI, dan akan di sampaikan ke DPR RI terkait permasalahan ini.
' Kita terima semua aspirasi teman teman PUI, dan akan kita sampaikan pada perwakilan rakyat yang ada di Jakarta," ungkapnya.
Dilain pihak koordinator aksi Rahmad Mahmudi Ketua GR - MKLB ( Gerakan Rakyat Menuju Kediri Lebih Baik) saat ditemui usai menyampaikan aspirasinya ke DPRD Kab Kediri mengatakan bahwa kami membawa lima poin yang kami sampaikan.
" Bahwa kami melolak RUU HIP, supaya pemerintah mengusut inisiator dan konseptor RUU HIP, supaya pemerintah membubarkan partai politik yang menginspirasi dan mengusulkan untuk merubah RUU HIP, bubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP yang di bentuk presiden," ungkapnya pada Radio On Air Fm.
Diketahui, massa yang mendapatkan pengawalan ketat aparat keamanan serta satpol PP di luar gedung DPRD menunggu sambil duduk bersholawat serta berorasi kemudian mereka membubarkan diri. ( Swd)
Via
Peristiwa



Post a Comment