Search
24 C
en
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Siber
Radio On Air FM Pare
ON AIR FM PARE
  • NEWS
  • DAERAH
    • Nasional
    • Jawa Timur
    • Jawa Tengah
    • Jawa Barat
    • Jakarta
  • Nasional
    • Video
  • Advertorial
  • AG 892 Streaming
  • Berita
    • Hukrim
    • Peristiwa
    • TNI
    • POLRI
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Budaya
Radio On Air FM Pare
Search
Home Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Berita on-air Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran, Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan Berita on-air

Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran, Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

radioonairfm
radioonairfm
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Memasuki awal periode kedua kepemimpinannya Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana langsung dihadapkan pada tantangan kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

(TKD) hingga ratusan miliar rupiah memaksa Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan penyesuaian anggaran agar pembangunan dan pelayanan dasar tetap berjalan.

Meski ruang fiskal menyempit, bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan sektor kesehatan dan pendidikan. Dua bidang layanan dasar tersebut menjadi fokus utama dalam keberlanjutan program di periode keduanya setelah dilantik pada 20 Februari 2025

Di sektor pendidikan, Mas Dhito memandang pendidikan sebagai instrumen strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kediri.

Karena itu, berbagai program yang telah dirintis pada periode pertama tetap dilanjutkan dan diperkuat, termasuk keberadaan SMA Dharma Wanita Boarding School yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Pendidikan, hari ini walaupun sudah ada sekolah rakyat, saya tidak akan pernah melupakan adik-adik yang sudah masuk SMA Dharma Wanita boarding school. Jadi kabupaten kediri itu bisa dibilang punya dua sekolah rakyat," kata Mas Dhito, Jumat (20/2/2026).

Sepanjang tahun 2025, Pemkab Kediri mengalokasikan anggaran Rp 30 miliar untuk program beasiswa pendidikan, meningkat Rp 4 miliar dibanding tahun sebelumnya. Kendati kondisi keuangan daerah sedang dalam tekanan, anggaran beasiswa dipastikan tidak mengalami pengurangan dan tetap dilanjutkan pada 2026.

"Beasiswa kita tidak kurangi. Kita masih anggarkan Rp30 miliar per tahun. Kita jaga, karena ini mandatory spending, wajib daerah itu punya beasiswa untuk warganya," terangnya.

Selain beasiswa, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi bagian dari agenda prioritas. Hingga akhir 2025, sebanyak 2.208 guru honorer telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara itu, 1.585 guru lainnya diangkat sebagai PPPK paruh waktu, termasuk 579 tenaga kependidikan.

Bagi guru honorer yang belum terakomodasi dalam skema PPPK, baik yang terdaftar di Dapodik maupun non-database, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian melalui insentif dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Dukungan serupa juga diberikan kepada guru madrasah diniyah (madin). Pada 2025, sebanyak 9.500 guru madin menerima insentif dan jaminan tersebut, dan pada 2026 ditargetkan meningkat menjadi 12.000 orang.

Perbaikan sarana prasarana pendidikan juga terus dikebut. Sepanjang 2025, Pemkab Kediri telah menyelesaikan rehabilitasi 104 satuan pendidikan tingkat SD dan SMP. Program ini akan terus dilanjutkan pada tahun berikutnya untuk memastikan kondisi bangunan sekolah layak dan aman digunakan.

"Membangun sekolah tetap (kita lakukan-red)," tambahnya.

Di bidang kesehatan, periode kedua Mas Dhito juga ditandai dengan penguatan program Universal Health Coverage (UHC). Pemerintah daerah mengalokasikan Rp143 miliar pada 2025 untuk mendukung kepesertaan jaminan kesehatan masyarakat. Hingga akhir tahun, capaian UHC Kabupaten Kediri mencapai 98,72 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80,12 persen.

Untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut, anggaran UHC pada 2026 dinaikkan menjadi Rp165,5 miliar. Langkah ini dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan.

Selain pembangunan gedung baru RSUD, termasuk RSKK Pelem, Pemkab Kediri juga menambah jumlah Puskesmas rawat inap. Kini, total terdapat 13 Puskesmas di Kabupaten Kediri yang menyediakan layanan rawat inap guna mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat.

Mas Dhito menekankan bahwa mutu layanan harus menjadi perhatian utama. Ia bahkan menyatakan tidak akan mentolerir pelayanan yang tidak maksimal di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.

"Saya tidak ada toleransi. Untuk Puskesmas di Kabupaten Kediri kalau pelayanannya dirasa tidak maksimal, masyarakat berhak untuk komplain," tegas Mas Dhito.

REPORTER : ON-AIR

Via Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Gempur Rokok ILEGAL

Gempur Rokok ILEGAL
Pemerintah kota kediri

SMK PLUS 2 MEI BADAS

SMK PLUS 2 MEI BADAS
Welcome Back To School

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran, Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

radioonairfm- February 21, 2026 0
 Bupati Kediri Meski Ada Efisiensi Anggaran, Janji Tetap Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Memasuki awal periode kedua kepemimpinannya Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana langsung dihadapkan pada tantangan kebij…

Most Popular

Buser Satresnarkoba Polres Kediri Kota Mengamankan Pengedar 1.186 Butir Pil Dobel L

Buser Satresnarkoba Polres Kediri Kota Mengamankan Pengedar 1.186 Butir Pil Dobel L

February 18, 2026
Momen Sederhana di Posko TMMD ke-127, Satgas TNI dan Anak-anak Desa Gadungan Berbaur Akrab

Momen Sederhana di Posko TMMD ke-127, Satgas TNI dan Anak-anak Desa Gadungan Berbaur Akrab

February 17, 2026
Jelang Ramadhan Perdana 2026, Satgas TMMD ke-127 Bersihkan Sekolah dan Masjid di Desa Gadungan

Jelang Ramadhan Perdana 2026, Satgas TMMD ke-127 Bersihkan Sekolah dan Masjid di Desa Gadungan

February 18, 2026

Recent Comments

Editor Post

Gempar Penemuan Mayat Di Kuburan Cina Dengan Pisau Tertancap Di Leher

Gempar Penemuan Mayat Di Kuburan Cina Dengan Pisau Tertancap Di Leher

July 14, 2019
Ada Terowongan Dan Sumber Mata Air Di Balik Wingitnya Kawasan Lembah Pawon Sewu Di Kediri

Ada Terowongan Dan Sumber Mata Air Di Balik Wingitnya Kawasan Lembah Pawon Sewu Di Kediri

July 15, 2019
Anak kandung Biadap Merampas kalung Ibunya untuk Foya - Foya

Anak kandung Biadap Merampas kalung Ibunya untuk Foya - Foya

July 08, 2019

Popular Post

Buser Satresnarkoba Polres Kediri Kota Mengamankan Pengedar 1.186 Butir Pil Dobel L

Buser Satresnarkoba Polres Kediri Kota Mengamankan Pengedar 1.186 Butir Pil Dobel L

February 18, 2026
Momen Sederhana di Posko TMMD ke-127, Satgas TNI dan Anak-anak Desa Gadungan Berbaur Akrab

Momen Sederhana di Posko TMMD ke-127, Satgas TNI dan Anak-anak Desa Gadungan Berbaur Akrab

February 17, 2026
Jelang Ramadhan Perdana 2026, Satgas TMMD ke-127 Bersihkan Sekolah dan Masjid di Desa Gadungan

Jelang Ramadhan Perdana 2026, Satgas TMMD ke-127 Bersihkan Sekolah dan Masjid di Desa Gadungan

February 18, 2026

Populart Categoris

  • Biro Bayuwangi1
  • Biro Keerom1
  • Jawa Timur616
  • Nasional4823
  • biro NTB2
  • biro Sidoarjo7
  • biro Jakarta89
  • biro Jatim1
  • biro Kediri kota165
Radio On Air FM Pare

About Us

Radio On Air Fm adalah Radio di Kediri Jawa Timur yang ingin mengangkat sejarah budaya dikota Kediri Khususnya Pare.

Contact us: onairfmpare@gmail.com

Follow Us

@2023 Radio On Air FM Pare - Kediri - Jawa Timur | Team IT : Mbah Yo
  • Redaksi
  • Tentang
  • Siber
  • Index
  • Kontak