Polwan Polsek Pare Brigadir Yassyntha Hari Kartini, Jadi Pembina Upacara di MI Salafiyah Tunglur
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI — Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan jajaran Polsek Pare untuk menanamkan nilai kedisiplinan, semangat belajar, serta kesadaran hukum sejak dini kepada pelajar.
Salah satunya melalui kegiatan upacara bendera di MI Salafiyah Dusun Banaran, Desa Tunglur, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, Selasa 21 April 2026 pagi.
Dalam kegiatan yang dimulai pukul 06.45 WIB tersebut, Brigadir Yassyntha Wienedyanesia Marjoko dari Polsek Pare bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para siswa dalam rangka memperingati Hari Kartini.
Di hadapan sekitar 450 siswa, guru, serta jajaran sekolah, Brigadir Yassyntha mengajak para pelajar untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dengan cara rajin belajar, menjauhi pergaulan negatif, serta berani memiliki cita-cita tinggi.
“Sebagai generasi penerus bangsa, adik-adik harus rajin belajar, disiplin, dan tidak terpengaruh hal-hal negatif seperti minuman keras, rokok, maupun tindakan kekerasan terhadap sesama teman. Raihlah cita-cita setinggi mungkin sebagaimana semangat Kartini,” pesan Brigadir Yassyntha.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan sekolah serta menjauhi tindakan perundungan (bullying). Menurutnya, lingkungan belajar yang aman dan nyaman menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan generasi muda.
Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut para pelajar juga diingatkan agar selalu tertib berlalu lintas sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun budaya disiplin di masyarakat.
Kegiatan upacara tersebut dihadiri Kepala MI Salafiyah Munir, Bhabinkamtibmas Desa Tunglur Aiptu Puguh Sunarto, para guru, staf sekolah, serta seluruh siswa MI Salafiyah Dusun Banaran.
Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas kepada pelajar merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif yang berpotensi melanggar hukum.
Menurutnya, momentum Hari Kartini menjadi waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya kepada pelajar perempuan, agar memiliki semangat belajar tinggi serta berani meraih masa depan yang lebih baik.
Ia menambahkan, keterlibatan anggota Polwan sebagai pembina upacara juga diharapkan mampu menjadi motivasi tersendiri bagi para siswi agar lebih percaya diri dalam meraih cita-cita dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
“Kegiatan pembinaan kepada pelajar seperti ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membangun kesadaran hukum sejak dini serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan pendidikan,”ungkap AKP Rudi
REPORTER : ONAIR/ERWIN

Post a Comment