12.176 KPM di Kecamatan Pare Terima Bantuan Pangan, Penerima Tahun Ini Meningkat

RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI – Sebanyak 12.176 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri menerima Bantuan Pangan Beras (PBP) untuk alokasi Maret–April 2026.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di 9 desa dan 1 kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Pare.
Plt. Camat Pare, Habib Adnan, mengatakan setiap penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk kebutuhan dua bulan.
Bantuan tersebut merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
"Total penerima bantuan pangan di Kecamatan Pare tahun ini sebanyak 12.176 KPM. Masing-masing menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan dan 4 liter minyak goreng," kata Habib Adnan, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, total beras yang disalurkan mencapai 243.520 kilogram. Sementara jumlah penerima di setiap desa berbeda-beda, menyesuaikan data warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan dari pemerintah pusat.
Menurut Habib, Desa Gedangsewu menjadi wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak, disusul Desa Tulungrejo dan Kelurahan Pare.
"Jumlah penerima di masing-masing desa tidak sama karena menyesuaikan kondisi dan jumlah warga yang masuk dalam kategori penerima bantuan. Yang terbesar tahun ini ada di Desa Gedangsewu, kemudian Tulungrejo dan Kelurahan Pare," ujarnya.
Habib mengungkapkan, hampir seluruh desa di Kecamatan Pare mengalami kenaikan jumlah penerima bantuan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut merupakan hasil pemutakhiran data penerima yang dilakukan pemerintah pusat melalui berbagai indikator sosial dan ekonomi.
Meski demikian, ia berharap bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan program, yakni untuk membantu kebutuhan pangan keluarga.
"Kami mengimbau kepada seluruh penerima agar bantuan ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jangan sampai bantuan yang diterima dipindahtangankan atau dijual karena tujuan pemerintah adalah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat," tegasnya.
Penyaluran bantuan di Kecamatan Pare dimulai sejak Senin lalu. Desa Gedangsewu menjadi wilayah pertama yang menyalurkan bantuan kepada warganya.
Selanjutnya, penyaluran dilakukan secara bertahap di desa-desa lain dan ditargetkan rampung dalam beberapa hari ke depan.
"Dari 9 desa dan 1 kelurahan, sebagian besar menargetkan penyaluran selesai dalam waktu satu hingga dua hari. Kami berharap seluruh bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang berhak," katanya.
Habib menilai bertambahnya jumlah penerima bantuan di satu sisi menunjukkan semakin banyak masyarakat yang terbantu.
Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi indikator bahwa masih terdapat warga yang membutuhkan dukungan pemerintah di tengah tantangan ekonomi saat ini.
"Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ke depan tentu harapannya kondisi ekonomi masyarakat semakin membaik sehingga kesejahteraan meningkat dan ketergantungan terhadap bantuan dapat berkurang," pungkasnya.
REPORTER : ONAIR/AR

Post a Comment