Peristiwa
*"Sebetul nya ini menjadi progam lama dan kita sudah menditribusikan anggaran 2019 kurang lebih ada 130 penerima pelaku UMKM. Sementara itu pada tahun anggaran 2020 ini total ada 1 milyar. Namun yang kita distribusikan sarpas UMKM ini sekitar 800 juta," terang Andayani Nurhidayati. SE*
Kediri, Radio On Air Fm
Masa pandemi sangat berdampak pada masyarakat UMKM dan Pekerja. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19, celakanya mereka adalah yang menopang perekonomian keluarga dan Pemkot khususnya.
Akibat dari pandemi banyak pelaku UMKM dari berbagai sektor tidak beroperasi maksimal, keberlangsungan mereka pun terancam.
Menyikapi hal ini pemerintah Kota Kediri melalui DPRD Kota Kediri menyerahkan bantuan hibah tahun anggaran 2020 kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Hibah tersebut diterimakan langsung kepada, Pokmas Risky Barokah, Pokmas Makaryo, Pokmas Berkah, Pokmas Sri Rejeki, Pokmas Sakinah yang bertempat di
Perum Candra Kirana blok X no 6 Bandar Lor.
"Sebetul nya ini menjadi progam lama dan kita sudah menditribusikan anggaran 2019 kurang lebih ada 130 penerima pelaku UMKM. Sementara itu pada tahun anggaran 2020 ini total ada 1 milyar. Namun yang kita distribusikan sarpas UMKM ini sekitar 800 juta," terang Andayani Nurhidayati. SE dari fraksi Golkar DPRD Kota Kediri, Senin (20/7).
Sementara itu, masih menurut Andayani bahwa dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa meningkat taraf kehidupan nya dan sejahtera. Sebab sebelum adanya program ini masyarakat kota kediri khusus nya warga sukorame dan bandar lor ada yang pekerjaanya hanya menjadi buruh setrika,buruh cuci.
" Saya berharap semoga dengan adanya program ini masyarakat bisa lebih meningkatkan pendapatan ekonominya , sehingga bisa melangkah lebih maju lagi dalam meningkatkan taraf hidupnya," ungkapnya.
Diketahui, bentuk bantuan yang diberikan kepada kelompok masyarakat berupa sarana dan prasarana untuk usaha . Rombong, spiner, meja kursi kantor, etalase, Compresor, mesin jahit, kulkas, mesin cuci serta mesin obras .
Salah satu warga kelurahan Sukorame Kec Mojoroto Kota Kediri penerima hibah, Tiarah rt 16 rw 04 yang sempat ditemui Radio On Air Fm mengatakan, bahwa bantuan hibah ini sangat berguna sekali kepada warga. Sebab dimasa pandemi ini perekonomian warga juga lumpuh total.
" Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu Andayani sebagai wakil rakyat yang juga memperhatikan warganya yang terdampak akibat wabah covid 19. Semoga bantuan ini bermanfaat," ucapnya.
Perlu diketahui, untuk monitor kegiatan ini pihak Pemkot punya team di tingkat kelurahan serta koordinatornya ada di setiap RW. Mereka kebetulani sebagai komunitas koperasi dan langsung sebagai pelaku UMKM.
Turut hadir dalam penyerahan hibah sarpas tersebut, Sarmuji,S.E.,MSi. DPR RI, Sujono ketua DPD dari Kota Kediri serta pejabat Pemkot Kediri.(ndi)
DPRD Kota Kediri Berikan Bantuan Hibah Untuk Para Pelaku UMKM Terdampak Covid 19
*"Sebetul nya ini menjadi progam lama dan kita sudah menditribusikan anggaran 2019 kurang lebih ada 130 penerima pelaku UMKM. Sementara itu pada tahun anggaran 2020 ini total ada 1 milyar. Namun yang kita distribusikan sarpas UMKM ini sekitar 800 juta," terang Andayani Nurhidayati. SE*
Kediri, Radio On Air Fm
Masa pandemi sangat berdampak pada masyarakat UMKM dan Pekerja. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19, celakanya mereka adalah yang menopang perekonomian keluarga dan Pemkot khususnya.
Akibat dari pandemi banyak pelaku UMKM dari berbagai sektor tidak beroperasi maksimal, keberlangsungan mereka pun terancam.
Menyikapi hal ini pemerintah Kota Kediri melalui DPRD Kota Kediri menyerahkan bantuan hibah tahun anggaran 2020 kepada Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Hibah tersebut diterimakan langsung kepada, Pokmas Risky Barokah, Pokmas Makaryo, Pokmas Berkah, Pokmas Sri Rejeki, Pokmas Sakinah yang bertempat di
Perum Candra Kirana blok X no 6 Bandar Lor.
"Sebetul nya ini menjadi progam lama dan kita sudah menditribusikan anggaran 2019 kurang lebih ada 130 penerima pelaku UMKM. Sementara itu pada tahun anggaran 2020 ini total ada 1 milyar. Namun yang kita distribusikan sarpas UMKM ini sekitar 800 juta," terang Andayani Nurhidayati. SE dari fraksi Golkar DPRD Kota Kediri, Senin (20/7).
Sementara itu, masih menurut Andayani bahwa dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa meningkat taraf kehidupan nya dan sejahtera. Sebab sebelum adanya program ini masyarakat kota kediri khusus nya warga sukorame dan bandar lor ada yang pekerjaanya hanya menjadi buruh setrika,buruh cuci.
" Saya berharap semoga dengan adanya program ini masyarakat bisa lebih meningkatkan pendapatan ekonominya , sehingga bisa melangkah lebih maju lagi dalam meningkatkan taraf hidupnya," ungkapnya.
Diketahui, bentuk bantuan yang diberikan kepada kelompok masyarakat berupa sarana dan prasarana untuk usaha . Rombong, spiner, meja kursi kantor, etalase, Compresor, mesin jahit, kulkas, mesin cuci serta mesin obras .
Salah satu warga kelurahan Sukorame Kec Mojoroto Kota Kediri penerima hibah, Tiarah rt 16 rw 04 yang sempat ditemui Radio On Air Fm mengatakan, bahwa bantuan hibah ini sangat berguna sekali kepada warga. Sebab dimasa pandemi ini perekonomian warga juga lumpuh total.
" Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu Andayani sebagai wakil rakyat yang juga memperhatikan warganya yang terdampak akibat wabah covid 19. Semoga bantuan ini bermanfaat," ucapnya.
Perlu diketahui, untuk monitor kegiatan ini pihak Pemkot punya team di tingkat kelurahan serta koordinatornya ada di setiap RW. Mereka kebetulani sebagai komunitas koperasi dan langsung sebagai pelaku UMKM.
Turut hadir dalam penyerahan hibah sarpas tersebut, Sarmuji,S.E.,MSi. DPR RI, Sujono ketua DPD dari Kota Kediri serta pejabat Pemkot Kediri.(ndi)
Via
Peristiwa




Post a Comment