Festival Ogoh Ogoh Dalam Rangka Hari Suci Nyepi 1946 Dikunjungi Ribuan Warga Pare Dan Sekitarnya
![]() |
| Agus Budiono / Kang Dalang bersama reporter Ag892 dilokasi festival ogoh ogoh ,ket : foto AG892 |
RADIOONAIRFMPARE.COM||KEDIRI -Nyepi merupakan hari raya bagi umat Hindu setiap memasuki tahun baru Saka. Terdapat berbagai rangkaian acara dalam rangka Hari Raya Nyepi
Seperti halnya di kota pare, diadakan Festival Ogoh-ogoh dalam rangka memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 Menghadirkan Dua puluh satu patung Ogoh-ogoh yang diadakan di Tugu Garuda, Pare, Kabupaten Kediri Minggu (10/3/2024).
Sebelum arak-arakan Ogoh-ogoh, dilaksanakan terlebih dahulu upacara Tawur Agung Kesanga yang bertempat di sekitar Tugu Garuda Pare.
Setelah Care Free Day (CFD) Ribuan Warga Pare dan sekitarnya, tumplek blek untuk melihat arak-arakan Ogoh Ogoh dan rela berdiri di sisi dan kanan Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa Kec. Pare, Kabupaten Kediri.
Tak ketinggalan, warung-warung kuliner dadakan juga ikut meramaikan acara tersebut. untuk sementara arus lalu lintas di sepanjang jalan PK Bangsa Pare dialihkan ke jalan lain.
Agus Budiono atau Kang Dalang panggilan akrabnya salah satu Panitia Nyepi 2024, menjelaskan, bahwa tawur Agung Kesanga ini memiliki makna membersihkan Jagad Bhuana Alit dan Bhuana Agung berdasarkan pada konsep Tri Hita Karana atau menyelaraskan hubungan tiga elemen penting yakni manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam dan manusia dengan manusia.
"Untuk hari ini kita sedang melaksanakan upacara tawur Agung Kesanga yaitu upacara untuk membersihkan alam semesta dan menetralisir hal-hal yang negatif yang ada di alam semesta,"kata Agus Budiono yang juga pendiri sanggar kesenian jaranan nusantara kepada reporter Ag892 Minggu (10/3/2024).
Untuk rangkaian acara hari ini, lanjut kang dalang, diawali dengan persembahyangan atau pemujaan.
Setelah persembahyangan selesai, baru dilaksanakan pawai atau festival ogoh-ogoh yang dimulai dari perempatan Tugu Garuda Pare menuju ke Taman Makam Pahlawan yang jauhnya sekitar 2 km.
"Festival tahun ini diikuti 21 ogoh-ogoh. Untuk yang lain belum bisa berpartisipasi pada tahun ini,"pungkas Agus Budiono yang juga Anggota Polsek Mojo Polres Kediri Kota
Heri Siswanto salah satu warga Badas yang melihat festival Ogoh-Ogoh, mengatakan, bahwa festival Ogoh-Ogoh untuk menyambut hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka ini, sangat ditunggu-tunggu warga, karena sejak ada pandemi Covid 19, baru kali ini festival Ogoh-Ogoh ini digelar di Pare.
"Kami sebagai warga Badas sangat senang bisa melihat arak-arakan ogoh-ogoh dari dekat. Ini juga sebagai wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika,
Seperti diketahui, Tawur Agung Kesanga adalah upacara Bhuta Yadnya yang dilakukan untuk kesejahteraan dan keselarasan alam. Yadnya ini dilaksanakan untuk kesejahteraan alam. Keseimbangan dan keselarasan alam menjadi fokus utama selama hidup di dunia ( AG892/AK)






Post a Comment