Tungku Tradisional Milik Suparni Warga Kepung Nyaris Hanguskan Rumah, Damkar Kabupaten Kediri Selamatkan Aset Rp150 Juta
RADIOONAIRFMPARE.COM ||Kediri, – Kebakaran rumah nyaris terjadi di Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Senin 2 Febuari 2026 pagi. Api yang bersumber dari tungku tradisional sempat merambat ke tumpukan kayu di sekitar dapur rumah milik Suparni. Beruntung, respons cepat Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri berhasil mencegah api meluas dan menyelamatkan aset senilai sekitar Rp150 juta.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Devika kepada petugas pada pukul 07.33 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 07.35 WIB.
Petugas tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 07.49 WIB. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, kebakaran dipicu kelalaian pemilik rumah yang meninggalkan tungku tradisional dalam kondisi api belum benar-benar padam saat digunakan untuk memasak. Api kemudian menjalar ke tumpukan kayu di sekitarnya.
Saat petugas tiba, api diketahui sudah mulai padam. Meski demikian, tim Damkar tetap melakukan langkah penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Kabupaten Kediri mengerahkan satu unit armada pemadam dengan nomor 04 AG 8157 EP serta enam personel dari Pos Damkar Pare. Proses pemadaman dan pengamanan lokasi berjalan cepat dan terkendali.
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya saat menggunakan tungku tradisional di dalam rumah.
“Meski kerugian materiil relatif kecil, potensi kebakaran sebenarnya cukup besar. Berkat laporan cepat dari warga dan penanganan sesuai SOP oleh petugas, aset rumah berhasil diselamatkan,” ujar Kaleb, Senin 2 Febuari 2026.
Kaleb juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat memasak, terutama menggunakan api terbuka, serta segera melapor ke petugas apabila terjadi potensi kebakaran di lingkungan sekitar.
“Peran aktif masyarakat sangat penting. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang kebakaran bisa dikendalikan sebelum meluas,” imbuhnya.
Berdasarkan data petugas, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp1 juta, sementara aset yang berhasil diselamatkan mencapai sekitar Rp150 juta. Seluruh rangkaian penanganan berlangsung aman dan kondusif
REPORTER : ONAIR / AK


Post a Comment