Akibat Ledakan Petasan Tiga Pemuda Di krecek Kediri Terluka dan dilarikan Kerumah sakit

RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI - Ledakan petasan terjadi di Dusun Pulorejo, Desa Krecek, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (21/3/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga pemuda mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Insiden terjadi di area belakang rumah warga, tepatnya di bawah rumpun bambu yang cukup jauh dari permukiman, sehingga tidak banyak diketahui warga sekitar.
Perangkat Desa Krecek, Fatkhul Ulum, mengatakan ledakan terjadi secara tiba-tiba dan sempat mengagetkan warga.
"Tiba-tiba terdengar suara seperti petasan meledak. Warga langsung berdatangan ke lokasi untuk melihat," ujarnya.
Ia menjelaskan, ledakan terjadi sebanyak tiga kali. Dua ledakan awal berintensitas kecil, sementara satu ledakan terakhir terdengar cukup besar.
"Deng, der, der. Yang terakhir paling besar," imbuhnya.
Ketiga korban diketahui berinisial MZA (20), AD (18), dan AR (25). Mereka langsung dievakuasi warga ke tempat yang lebih aman sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
Menurut Fatkhul Ulum, aktivitas meracik petasan sebenarnya sudah pernah terjadi sebelumnya, namun tidak pernah menimbulkan ledakan besar seperti kali ini.
"Memang ada kebiasaan meracik, tapi tidak seperti kejadian ini," jelasnya.
Sementara itu, Wakapolres Kediri Kompol Heri Kurniawan menyampaikan bahwa pihak kepolisian sebelumnya telah rutin melakukan sosialisasi terkait bahaya petasan kepada masyarakat.
"Kami bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat desa sudah sering memberikan imbauan melalui RT, RW, dan tokoh masyarakat. Namun masih ada yang melakukannya secara sembunyi-sembunyi," ungkapnya.
Ia menambahkan, lokasi kejadian yang tersembunyi di belakang rumah warga membuat aktivitas tersebut luput dari pengawasan.
"Tidak ada kerugian material seperti bangunan. Namun korban mengalami luka dan saat ini dirawat di rumah sakit. Satu korban masih menjalani perawatan intensif," tambahnya.
Saat ini, Satreskrim Polres Kediri bersama tim Inafis masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti ledakan serta mengamankan barang bukti.
Polisi kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuat maupun menyalakan petasan karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.
"Kami tidak bosan mengingatkan masyarakat akan bahaya petasan yang dapat menimbulkan korban jiwa," pungkasnya.
REPORTER : ONAIR/ERWIN

Post a Comment