Diduga Pengaru Miras, Satu Orang Tewas Ditusuk Usai Cekcok di Kafe Jalan Ijen Malang
RADIOONAIRFMPARE.COM || MALANG – Peristiwa perkelahian yang berujung maut terjadi di salah satu kafe kawasan Jalan Ijen, Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Jumat (20/3) dini hari. Seorang pria berinisial SA (42), warga Jalan Ranugrati, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk serius.
Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobirin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, laporan awal diterima melalui layanan darurat Call Center 110 sekitar pukul 04.00 WIB dan langsung direspons petugas Polsek Klojen.
“Benar, kami menerima laporan adanya cekcok yang melibatkan tiga orang juru parkir di salah satu kafe di Jalan Ijen. Petugas segera mendatangi lokasi untuk memastikan situasi,” jelasnya.
Peristiwa tersebut kemudian berkembang menjadi tindak pidana penganiayaan berat. Korban mengalami beberapa luka tusukan dan sempat dievakuasi petugas PMI menggunakan ambulans menuju RSSA Malang. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial KL, karyawan kafe asal Kabupaten Mimika, Papua, kejadian bermula sekitar pukul 04.30 WIB saat ia melihat keributan di area parkir dari dalam kafe.
“Salah satu pelaku menggunakan pisau dan menusuk korban beberapa kali hingga tersungkur. Setelah kejadian, pelaku sempat masuk ke dalam kafe dan meminta rekaman CCTV dihapus serta melarang saksi melapor,” ungkapnya saat dikonfirmasi Malang Posco Media.
Permintaan tersebut tidak dipenuhi karena admin CCTV tidak berada di lokasi. Kedua pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga ketiga pria tersebut sebelumnya mengonsumsi minuman keras di area parkir. Kondisi itu diduga memicu perselisihan yang berujung pengeroyokan dan penusukan.
“Saat ini Satreskrim Polresta Malang Kota masih melakukan pengembangan dengan mengumpulkan alat bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku yang melarikan diri,” tegas Lukman.
ketertiban serta menghindari konsumsi minuman keras yang berpotensi memicu tindak kriminal.
“Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan demi menjaga situasi tetap kondusif,” tutupnya
REPORTER : ONAIR


Post a Comment