DPRD Kabupaten Kediri Bersama Media/Jurnalisme Diskusi Tematik, Konstruktif Menjaga Kediri Aman
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - DPRD Kabupaten Kediri mengadakan Diskusi Tematik dengan sebuah Tema Bersama Media Menjaga Kediri Damai di Gedung Tegowangi, BKAD Selasa sore, (17/03/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Kediri Murdi Hantoro, SE., M.M., dalam kesempatan ini menyampaikan agar media berpartisipasi aktif menjaga kondisi, diskusi ini dihadiri berbagai unsur Media cetak, online, televisi.
Murdi Hantoro berharap Diskusi Tematik ini dapat berjalan dengan lancar, dan Media mampu menjaga kondusifitas Kediri Aman.
Nara sumber Bambang Iswahyudi dari Ketua PWI dalam hal ini menyampaikan, ada sebuah pencerahan ilmu bersama, dunia PERS saat ini.
Tahun kemarin bulan Agustus 2025,Bahwa Kota dan Kabupaten Kediri bisa ada kerusuhan.
Berharap PERS/Wartawan punya peranan untuk mematuhi kode etik jurnalistik dan jurnalistik Damai, pengelolaan PERS bisa secara akurat dan jelas, berdasarkan sumber informasi yang jelas.
Narasumber Danu dari Indosiar, ia mengambil tema Jurnalisme Konstruktif mengubah framing, memberi ruang dialog, perspektif yang adil, inisiatif perdamaian, kemungkinan solusi dan menekankan adanya rekonsiliasi.
Sementara, mindset Jurnalis Konstruktif itu ada beberapa kategori, diantaranya: Empati sosial, rasa ingin tahu, kiritis pada kekuasaan berorientasi pada masa depan. Dan strategi berita konstruktif yaitu dengan mengutamakan adanya Human story, data riset kuat, perspektif, solusi dan dampak.
Perlu diketahui bahwa Jurnalisme konstruktif bukan pencitraan, bukan juga humas, penerapan dalam berita beranggkai, continuous news, unsur konstruktif, solusi perdamaian dan
Secara efektif meredam eskalasi konflik di masyarakat, mampu membuka ruang dialog antar kelompok rentan, secara bertahap memperkuat kohesi sosial warga negara.
Dengan menjadi jurnalis yang menjaga kode etik jurnalistik dan selalu berpedoman pada Jurnalisme Konstruktif berharap bisa membawa framing Kediri Berbudaya, Bersama Media menjaga Kediri Aman akan dapat direalisasikan
REPORTER : ONAIR


Post a Comment