Komitmen Integritas, Empat Pegawai Lapas Kediri Turut Dikukuhkan sebagai Satops Patnal

RADIOONAIRFMPARE.COM ||SIDOARJO - Rabu(8/4), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur melaksanakan Upacara Pengukuhan 175 (seratus tujuh puluh lima) Petugas Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, serta dihadiri oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur, termasuk Kepala Lapas Kediri, Solichin.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat pegawai Lapas Kelas IIA Kediri resmi dikukuhkan sebagai bagian dari Satops Patnal, yaitu Kasubsi Keamanan Mahanta Dwi Sepdiharja, Ferry Yuandika, Taofiq, dan Fadzakkir Sukkal Abdillah.
Upacara pengukuhan dilaksanakan secara khidmat dan tertib, diawali dengan pembacaan naskah pengukuhan sebagai bentuk penegasan komitmen dan tanggung jawab petugas Satops Patnal dalam menjalankan tugas pengawasan internal. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan atribut pelaksana Operasi Kepatuhan Internal oleh Kepala Kantor Wilayah sebagai simbol penguatan mandat, serta pembacaan Tri Santika Daya Saksama sebagai pedoman nilai dan etika dalam pelaksanaan tugas.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan bahwa pengukuhan Satops Patnal merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan. Penegakan kepatuhan internal, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan penyelenggaraan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.
“Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kode etik, serta disiplin pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Oleh karena itu, petugas yang dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, objektif, dan bertanggung jawab,” tegas Kadiyono.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa keberadaan Satops Patnal diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan internal, mencegah terjadinya pelanggaran, serta memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di seluruh jajaran pemasyarakatan di Jawa Timur.
Melalui kegiatan ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
REPORTER : ONAIR/HUMAS


Post a Comment