Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kontes Ternak Kediri Diserbu Warga, Beras dan Minyak Ludes dalam Hitungan Jam

RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri gelar Program Gerakan Pangan Murah (GPM) disambut antusias masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri (DKPP) dalam rangkaian acara kontes ternak Kabupaten Kediri yang berlangsung di Lapangan Desa Wonorejo, Kecamatan Wates, Selasa 5 Mei 2026.
Sejumlah bahan pokok seperti beras dan minyak goreng bahkan ludes terjual hanya dalam hitungan jam sejak dibuka.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan GPM kali ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bulog dan sejumlah pelaku usaha.
“Alhamdulillah hari ini support dari Bulog kurang lebih 1,5 ton untuk beras. Kemudian gula dari Candabirawa dan besok ada tambahan dari PG,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Minyak di pasaran sekarang hampir dua kali lipat, tapi di sini masih sesuai HET Rp15.700 per liter. Ini kesempatan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Untuk harga beras, pihaknya menjual beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57 ribu, sesuai ketentuan dari Bulog. Sementara gula dijual sekitar Rp15 ribu per kilogram.
Tak hanya bahan pokok, GPM juga melibatkan pelaku UMKM lokal. Produk-produk dari desa sekitar turut dipasarkan, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk berjualan.
“Kami juga libatkan UMKM desa. Bahkan untuk konsumsi, kami arahkan agar membeli dari pedagang sekitar sini,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari cepatnya produk yang terjual. Salah satu peserta GPM, PT Pasar Minerba Indonesia, mengaku seluruh stok dagangannya habis dalam waktu singkat.
“Untuk minyak kami bawa sekitar 50 dus langsung habis. Beras juga habis sejak pagi, karena memang harga yang ditawarkan lebih murah,” ujar Ifa Rofidah dari PT tersebut.
Ia menambahkan, penjualan sudah dimulai sejak pukul 07.30 WIB dan tidak lama kemudian seluruh stok ludes diserbu pembeli.
“Kalau hari ini habis, ya nanti kita siapkan lagi untuk besok,” pungkasnya.
REPORTER : ONAIR/ERWIN

Post a Comment