Warga Payaman Plemahan Selamatkan Trenggiling Langka, BKSDA Evakuasi dan Lepasliarkan ke Habitat Alami
RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI – Seekor trenggiling (pangolin) yang termasuk satwa dilindungi berhasil diselamatkan oleh warga di wilayah Desa Pelemahan, Kabupaten Kediri, sebelum akhirnya dievakuasi dan dilepasliarkan kembali ke hutan konservasi oleh pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kediri.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB, saat seorang warga bernama Bintang Pramudia menemukan satwa liar tersebut di sekitar permukiman. Temuan itu kemudian sempat diamankan oleh warga karena adanya pihak lain yang diduga ingin memelihara atau memanfaatkan satwa tersebut.
Namun, warga memilih tidak menyerahkan satwa itu kepada pihak yang tidak jelas, dan kemudian melaporkannya kepada petugas BKSDA Kediri pada Jumat siang sekitar pukul 13.30 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari BKSDA Kediri segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, trenggiling tersebut diketahui dalam kondisi sehat dan berukuran dewasa dengan panjang sekitar satu meter.
David, petugas BKSDA Kediri, mengatakan bahwa satwa tersebut kemudian langsung dilepasliarkan kembali ke kawasan hutan konservasi yang aman agar dapat kembali hidup di habitat alaminya.
“Setelah kami lakukan pengecekan, kondisi trenggiling sehat sehingga langsung kami lepaskan ke habitat yang sesuai,” ujar David.
Pangolin merupakan satwa liar yang dilindungi karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, terutama dalam mengendalikan populasi serangga di alam.
David menegaskan, keberadaan satwa dilindungi seperti trenggiling tidak boleh dipelihara maupun diperjualbelikan. Ia juga mengapresiasi langkah cepat warga yang memilih melapor kepada pihak berwenang.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan satwa dilindungi. Ini penting untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati,” tambahnya.
BKSDA Kediri juga mengingatkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan petugas konservasi menjadi kunci penting dalam upaya perlindungan satwa liar di habitat aslinya.
Peristiwa ini menjadi contoh nyata peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus mencegah praktik perburuan maupun perdagangan satwa dilindungi.
REPORTER : ONAIR/ERWIN


Post a Comment