Search
24 C
en
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Siber
Radio On Air FM Pare
ON AIR FM PARE
  • NEWS
  • DAERAH
    • Nasional
    • Jawa Timur
    • Jawa Tengah
    • Jawa Barat
    • Jakarta
  • Nasional
    • Video
  • Advertorial
  • AG 892 Streaming
  • Berita
    • Hukrim
    • Peristiwa
    • TNI
    • POLRI
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Budaya
Radio On Air FM Pare
Search
Home BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan Siapkan Tangki Air dan Waspadai Lonjakan Kebakaran Saat Kemarau Berita onair BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan, Siapkan Tangki Air dan Waspadai Lonjakan Kebakaran Saat Kemarau
BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan Siapkan Tangki Air dan Waspadai Lonjakan Kebakaran Saat Kemarau Berita onair

BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan, Siapkan Tangki Air dan Waspadai Lonjakan Kebakaran Saat Kemarau

radioonairfm
radioonairfm
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 
RADIOONAIRFMPARE.COM ||Kediri - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi berlangsung hingga Oktober mendatang. Selain memetakan wilayah rawan kekeringan, BPBD juga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau.

"Prediksi kemarau tahun ini cukup panjang sampai bulan Oktober. Kami sudah memetakan titik-titik yang memiliki potensi kekurangan air bersih," kata Djoko usai menghadiri ppel Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan di Dusun Ngesong Desa Manyaran Kecamatan Banyakan, Senin (27/7/2026) pagi pukul 10.00 WIB. 

Wilayah yang masuk dalam pemetaan BPBD meliputi Kecamatan Mojo, Grogol, Ngancar, Plosoklaten hingga wilayah Semen. Pemetaan tersebut menjadi dasar penyiapan langkah mitigasi apabila terjadi krisis air bersih.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, BPBD telah menyiapkan dua unit armada tangki air. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Perumda Air Minum (PDAM), hingga sejumlah organisasi perangkat daerah lainnya untuk menambah armada jika kebutuhan distribusi air meningkat.

"Kami juga memiliki tandon air yang sewaktu-waktu bisa digunakan apabila diperlukan untuk mendukung pendistribusian air bersih kepada masyarakat," jelasnya.

Meski demikian, hingga akhir Juli ini BPBD menyebut belum menerima permintaan pendistribusian air bersih dari masyarakat. Kondisi sumber air di wilayah yang dipantau masih tergolong aman.

"Alhamdulillah sampai sekarang masih aman, belum ada permintaan dropping air bersih," bebernya.

Djoko menjelaskan beberapa wilayah yang sempat mengalami kekeringan pada tahun lalu kini telah mendapatkan penanganan. Salah satunya di Desa Sempu Kecamatan Ngancar yang telah dibangun tiga titik sumur bor oleh PDAM sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat saat musim kemarau.

Sementara di wilayah Sepawon Kecamatan Plosoklaten, permasalahan distribusi air yang sebelumnya terjadi akibat jaringan pipa terbakar saat kebakaran lahan juga telah diperbaiki melalui dukungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

Begitu pula di Desa Ponggok Kecamatan Mojo. Menurut Djoko persoalan kekurangan air pada tahun lalu terjadi karena sumber air digunakan bersama dengan desa lain sehingga debit air yang diterima masyarakat berkurang. Kini jaringan pipa tambahan telah dibangun menuju sumber air yang berbeda agar distribusi lebih optimal.

Selain ancaman kekeringan, BPBD juga mengingatkan masyarakat terhadap meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau. Kawasan perbukitan dan hutan di Kabupaten Kediri dinilai memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi.

Djoko menilai sebagian besar kebakaran hutan maupun lahan dipicu oleh kelalaian manusia. Mulai dari membakar sampah sembarangan, meninggalkan bara api, puntung rokok yang masih menyala, hingga aktivitas berburu yang menggunakan asap untuk mengeluarkan hewan dari sarangnya.

"Rata-rata penyebabnya human error. Karena itu kami terus mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan tidak meninggalkan sumber api yang dapat memicu kebakaran," tegasnya.

Menurutnya, kebakaran di kawasan hutan memiliki tingkat kesulitan penanganan yang lebih tinggi karena medan yang berat sehingga diperlukan upaya pencegahan sejak dini melalui peningkatan kesadaran masyarakat.

Sebelumnya, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengungkapkan bahwa Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP menangani sedikitnya 11 kejadian kebakaran dalam satu hari pada Jumat (24/7). Peristiwa tersebut meliputi kebakaran rumah, kandang puyuh, rumpun bambu, lahan kosong, lahan tebu hingga lahan jati yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Kaleb mengimbau masyarakat tidak membakar sampah saat cuaca panas dan angin bertiup kencang karena api dapat dengan cepat merambat. Ia juga meminta masyarakat menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber api, menyimpan korek api di tempat aman, serta segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

REPORTER : ONAIR

Via BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan, Siapkan Tangki Air dan Waspadai Lonjakan Kebakaran Saat Kemarau

radioonairfm- July 27, 2026 0
BPBD Kediri Petakan Daerah Rawan Kekeringan, Siapkan Tangki Air dan Waspadai Lonjakan Kebakaran Saat Kemarau
RADIOONAIRFMPARE.COM ||Kediri - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mulai memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 202…

Most Popular

Siapkan Pekerja Industri, BLK Kediri Beri Pelatihan Las

Siapkan Pekerja Industri, BLK Kediri Beri Pelatihan Las

August 14, 2024
Babinsa Desa Tertek Hadiri Sosialisasi Pekerja Padat Karya

Babinsa Desa Tertek Hadiri Sosialisasi Pekerja Padat Karya

August 14, 2024
Dorong Regenerasi dan Benteng dari Pinjol, Koperasi Kabupaten Kediri Bidik Anak Muda

Dorong Regenerasi dan Benteng dari Pinjol, Koperasi Kabupaten Kediri Bidik Anak Muda

July 22, 2026

Recent Comments

Editor Post

Gempar Penemuan Mayat Di Kuburan Cina Dengan Pisau Tertancap Di Leher

Gempar Penemuan Mayat Di Kuburan Cina Dengan Pisau Tertancap Di Leher

July 14, 2019
Ada Terowongan Dan Sumber Mata Air Di Balik Wingitnya Kawasan Lembah Pawon Sewu Di Kediri

Ada Terowongan Dan Sumber Mata Air Di Balik Wingitnya Kawasan Lembah Pawon Sewu Di Kediri

July 15, 2019
Anak kandung Biadap Merampas kalung Ibunya untuk Foya - Foya

Anak kandung Biadap Merampas kalung Ibunya untuk Foya - Foya

July 08, 2019

Popular Post

Siapkan Pekerja Industri, BLK Kediri Beri Pelatihan Las

Siapkan Pekerja Industri, BLK Kediri Beri Pelatihan Las

August 14, 2024
Babinsa Desa Tertek Hadiri Sosialisasi Pekerja Padat Karya

Babinsa Desa Tertek Hadiri Sosialisasi Pekerja Padat Karya

August 14, 2024
Dorong Regenerasi dan Benteng dari Pinjol, Koperasi Kabupaten Kediri Bidik Anak Muda

Dorong Regenerasi dan Benteng dari Pinjol, Koperasi Kabupaten Kediri Bidik Anak Muda

July 22, 2026

Populart Categoris

  • Biro Bayuwangi1
  • Biro Keerom1
  • Jawa Timur616
  • Nasional4823
  • biro NTB2
  • biro Sidoarjo7
  • biro Jakarta89
  • biro Jatim1
  • biro Kediri kota165
Radio On Air FM Pare

About Us

Radio On Air Fm adalah Radio di Kediri Jawa Timur yang ingin mengangkat sejarah budaya dikota Kediri Khususnya Pare.

Contact us: onairfmpare@gmail.com

Follow Us

@2023 Radio On Air FM Pare - Kediri - Jawa Timur | Team IT : Mbah Yo
  • Redaksi
  • Tentang
  • Siber
  • Index
  • Kontak