Operasi Cipta Kondisi Gabungan Polsek Ngasem Satpol PP, Belasan Botol Miras Ilegal Disita
Kediri,– RADIOONAIRFMPARE.COM ||Petugas gabungan Polsek Ngasem bersama Satpol PP Kabupaten Kediri mengamankan belasan botol minuman keras (miras) ilegal dalam Operasi Cipta Kondisi yang digelar di wilayah hukum Polsek Ngasem, pada Rabu, (22/7/2026) malam. Operasi ini menyasar di tiga kafe yaitu kafe Maxi, M3 dan Eden.
Kapolsek Ngasem IPTU Bambang Supaku mengatakan, dalam operasi tersebut petugas mendapati seseorang diduga menyimpan sekaligus menjual minuman beralkohol tanpa dilengkapi izin resmi sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.
"Dalam kegiatan Operasi Cipta Kondisi gabungan bersama Satpol PP dengan sasaran peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polsek Ngasem, petugas menemukan pemilik menjual minuman keras tanpa izin," kata IPTU Bambang, saat dikonfirmasi wartawan Ujungpena.id.
Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa lima botol Captain Morgan ukuran 700 mililiter, tiga botol Smirnoff Drink ukuran 700 mililiter, serta tiga botol Smirnoff Green ukuran 700 mililiter.
Seluruh barang bukti beserta penjual kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolsek Ngasem untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Kapolsek, tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, sekaligus menekan peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
Selain itu, melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 4 Tahun 1962 Pasal 2 juncto Pasal 17 sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Daerah Kabupaten Kediri Nomor 4 Tahun 1977 serta Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2017 tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol.
"Peredaran minuman keras tanpa izin akan terus kami tindak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak menjual maupun mengedarkan miras ilegal karena selain melanggar aturan, juga dapat berdampak pada keamanan dan ketertiban lingkungan," tegasnya.
REPORTER : ONAIR


Post a Comment