Badan Musyawarah Desa (BPD) Kabupaten Kediri HUT ke-7: Bagikan Nasi Pincuk Pecel Tumpang dan Cek Kesehatan Gratis di SLG
RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Kediri menggelar perayaan Milad yang ke-7 dengan cara yang meriah sekaligus merakyat.
Mengusung tema "BPD Berbagi untuk Negeri", kegiatan yang dipusatkan di Taman Hijau Kawasan Wisata Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu (20/9/2026), ini sukses menarik antusiasme ratusan masyarakat.
Sebagai bentuk kecintaan terhadap budaya lokal, perayaan milad kali ini diisi dengan aksi sosial bagi-bagi ribuan porsi kuliner khas Kediri, yakni nasi pincuk pecel tumpang. Tidak hanya memanjakan lidah pengunjung, kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih memperkenalkan dan melestarikan warisan kuliner tradisional Kediri agar semakin dikenal luas oleh wisatawan maupun masyarakat setempat.
Perkuat Sinergitas dan Kepedulian Sosial
Ketua DPC Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Kabupaten Kediri, Mohammad Sofyan Ali, menjelaskan bahwa pemilihan tema "BPD Berbagi untuk Negeri" merefleksikan komitmen nyata lembaga dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
"Di usia yang ketujuh ini, kami ingin BPD tidak hanya hadir sebagai lembaga legislatif di tingkat desa, tetapi juga benar-benar dirasakan kehadiran dan manfaat sosialnya oleh masyarakat luas. Salah satunya melalui aksi berbagi kuliner khas daerah kita tercinta," ujar Mohammad Sofyan Ali di sela-sela acara.
Selain pembagian kuliner gratis, BPD Kabupaten Kediri juga menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri untuk menyelenggarakan bakti sosial berupa cek kesehatan gratis. Layanan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum bagi para pengunjung Taman Hijau SLG, terutama para lansia dan keluarga yang hadir.
Komitmen Kawal Pembangunan Desa
Dalam momentum hari jadi yang sarat kebersamaan ini, Mohammad Sofyan Ali juga menegaskan, pentingnya peran strategis BPD dalam memajukan roda pemerintahan di tingkat desa. Ia menyatakan bahwa BPD Kabupaten Kediri akan terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kediri maupun pemerintah desa di seluruh wilayah setempat.
"BPD Kabupaten Kediri akan terus bersinergi dengan pemerintah desa. Sinergi yang harmonis antara kepala desa dan BPD adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang transparan, akuntabel, serta bermuara pada kesejahteraan masyarakat desa," tambahnya.
BPD Kediri juga mendorong Kemendagri segera menerbitkan Permen pengganti Permendagri 110, tentang BPD yang sudah tidak relevan dengan di syahkannya UU DESA 3 TAHUN 2024 Dan PP 16 tahun 2026. BPD berharap permen baru mmberi kepastian Hak Hak dan penguatan pada tupoksi BPD di Desa
"Selama ini BPD banyak yang belum bisa diperankan sebagaimana mestinya. Seyogyanya Permendagri yang baru nanti lebih memerankan BPD pada proporsinya dan memberikan hak-hak BPD seperti Pemerintahan Desa yang lain. Seperti Kepala Desa dan Perangkat Desa yag SILTAP tambahan penghasilan lainnya di atur detail. Sedangkan BPD di kembalikan pada kemampuan Desa masing-masing. ini belum berkeadilan bagi BPD. Karena kita (BPD) sama-sama penyelenggara Pemerintahan Desa yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya diatur oleh undang-undang. Bahkan BPD itu sama dengan Kepala Desa dan di SKK oleh Bupati.
Dalam acara Milad ke-7 tersebut, juga digelar lomba penyajian nasi pecel tumpang, dengan para peserta dari seluruh PAC Abpednas se Kabupaten Kediri. Para peserta harus menyajikan nasi pecel tumpang, dengan lauk khas nya rempeyek.
Dalam lomba ini, pihak panitia mendatangkan juri dari pengurus PKK Kabupaten Kediri. Nantinya tim juri akan melakukan penilaian, mulai dari penyajian, keserasian antara nasi dengan sayurnya, serta rasanya.
Pihak panitia juga menyediakan hadiah berupa thropy dan piagam penghargaan. Acara Milad ditutup dengan pemberian penghargaan kepada pengurus PAC Abpednas yang kreatif dan inovatif.
Dengan Milad ini, diharapkan BPD Kabupaten Kediri untuk terus adaptif, profesional, dan berdedikasi tinggi dalam mengemban amanah rakyat desa hingga tahun-tahun mendatang.
REPORTER: ONAIR



Post a Comment