Pengurus Ponpes “Istislahul Faroj” Meresmikan Gedung Pengolahan Hasil Pertanian (BLKK)
"Lulusan dari pesantren ini punya nilai lebih, selain menguasai ilmu agama juga punya keahlian lain yang diajarkan selama di pesantren"
Kediri Radio On Air Fm
Dibangunnya tempat Balai Latihan Kerja Komonitas (BLKK) Pengolahan Hasil Pertanian Ponpes “Istislahul Faroj”
akan meningkatkan dan menambah keahlian para santri usai lulus dari mondok. tidak banyak jumlah pesantren yang memiliki gedung BLKK sendiri.
Salah satunya pesantren (Ponpes) Istislakul Faroj di Jl. Kyai Yusuf, Gondang, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri Jawa Timur
Pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) Istislakul Faroj meresmikan Gedung Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) untuk Pengolahan Hasil Pertanian, Gedung ini merupakan tempat untuk workshop pengolahan hasil pertanian (Agroindustri) dan tempat untuk mencetak tenaga terampil serta berkualitas, kamis (25-2-21) sekira pukul 09.30 WIB
Turut hadir dalam peresmian ini Pengurus Ponpes BLKK, Kemenaker RI, Muspika Kecamatan Plosoklaten, Kades Gondang, serta tamu undangan, peresmian ini digelar tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan 3M Menjaga jarak, Memakai Masker, Mencuci tangan (Hand sanitizer)
Ketua Pengelola BLKK Ponpes, Ari Wahyudi, M.Pdi dalam sambutanya, menyampaikan bahwa ini sebuah terobosan sekaligus pemenuhan kebutuhan para santri dalam meningkatkan kemampuan di bidang non akademis agama
"Peningkatan keahlian potensi sumber daya alam dibidang pengolahan hasil pertanian ini luar biasa, motivasi untuk menghadirkan fasilitasi pelatihan, sehingga mampu menjadi manusia yang memiliki ketrampilan dan keahlian dibidang pengolahan hasil pertanian,"Ucap Gus Ari kepada radio on air fm
Selama ini kehidupan di dalam pesantren identik dengan kurikulum agama saja. Seiring berkembangya teknologi santri juga dituntut bukan hanya menguasai ilmu agama tapi juga memiliki keahlian selepas lulus dari pondok pesantren,"ungkapnya
"Lulusan dari pesantren ini punya nilai lebih, selain menguasai ilmu agama juga punya keahlian lain yang diajarkan selama di pesantren. Santri bisa belajar keterampilan lain seperti berwirausaha dengan membuat sebuah produk hasil karya sendiri, "pungkas gus Ari usai peresmian gedung BLKK
Sementara pengasuh ponpes Kyai Maskuri, menyampaikan rasa terima kasihnya, atas dukungan dari semua pihak, akhirnya BLKK pengolahan hasil pertanian ini dapat diselesaikan. Dan ia sangat berharap BLKK ini bisa menjadi rohmat bagi semuanya, bukan hanya untuk simbol, akan tetapi bermanfaat untuk lingkungan dan kelanjutanya,
"pendampingan dari berbagai pihak tetap berlanjut, ini menyiapkan untuk generasi mendatang, BLKK tetap dikawal agar tetap bermanfaat lahir batin, dunia dan akhirat,"ujar Kyai Maskuri
Reporter : Alin
Editor. : kallo




Post a Comment