PUPR Kerahkan Alat Berat Untuk Normalisasi Sungai
"Pengerukan ini dilakukan di lima titik berbeda yang ada di empat kecamatan,"
Nganjuk, Radio ON AIR FM,
Paska banjir bandang dan longsor yang menelan korban jiwa, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nganjuk melakukan pengerukan di aliran sungai Desa Sumengko, Kecamatan Sukomoro, Selasa (23/02/2021).
Akibat derasnya curah hujan mengakibatkan keberadaan sungai desa Sumengko mengalami pendangkalan. Lumpur dan sampah yang menumpuk di aliran sungai oleh pihak PUPR dilakukan normalisasi guna mengangkat sendimen yang menumpuk. Sebab sering menghambat aliran sungai. "Pengerukan ini dilakukan di lima titik berbeda yang ada di empat kecamatan," terang Kadis PUPR Gunawan Widagdo.
Menurut Drs. Gunawan Widagdo, M.Si Kadis Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk bahwa kami rencanakan dalam dua minggu terkahir sungai tersebut mengalami banjir. Akibatnya air sungai meluber ke jalan hingga pematang sawah. “Peristiwa banjir kali ini yang terbesar di wilayah Sumengko, ada sekitar satu kilometer dari jembatan Sumengko ini sampai ke arah dusun Gang-gang Malang.”
Gunawan juga mengatakan, pengerukan dilakukan dengan satu alat berat Excavator. Sebelumnya juga sudah melakukan pengerukan di aliran sungai Desa Nglaban, Kecamatan Loceret. Pihaknya juga menceritakan bahwa warga setempat turut membantu mengatur lalu lintas. “Karena jalan agak sempit dan diharuskan ada buka tutup arus,” tuturnya.
Ditambahkan oleh Gunawan, pengerukan tidak hanya di sungai Sumengko. Dinas PUPR juga terus melakukan mobilisasi ke lokasi lain. “Desa Sendangbumen Kecamatan Berbek, Desa Gejagan Kecamatan Loceret, Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro, serta Kelurahan Bogo timur dan barat Kecamatan Nganjuk,”pungkasnya.
Reporter : agus
Editor. ; sinyo


Post a Comment