Semangat Membara Pedagang Tahu Goreng Di Pasar Pare Bangkit di Tengah Pandemi
"Pandemi Covid-19 yang melanda sebagian besar dunia, termasuk Indonesia, memukul sejumlah sektor, termasuk ekonomi. Kondisi itu pun sempat memukul usaha yang menjadi sumber penghasilan"
Kediri Radio On Air Fm
Tungku api yang selalu menemani Harianto (42) menjalankan usaha pembuatan tahu sempat padam di awal pandemi Covid-19. Namun, bara api kembali menyala seiring semangat Harianto asal Desa Tulungrejo Kecamatan Pare untuk meneruskan usahanya yang sudah dilakoninya selama hampir 10 tahun.
Pandemi Covid-19 yang melanda sebagian besar dunia, termasuk Indonesia, memukul sejumlah sektor, termasuk ekonomi. Kondisi itu pun sempat memukul usaha yang menjadi sumber penghasilannya. Akibatnya, usahanya pun sempat terhenti selama sebulan.
Menurut keterangan Ida Mangayo (40) istri dari Harianto "Usaha yang sudah saya tekuni hampir 10 tahun sempat menurun berproduksi selama sebulan akibat pandemi Covid-19 mulai masuk ke Kabupaten Kediri,"kata Ida Mangayo saat ditemui Radio on Air fm di Pasar Pamenang Pare Selasa (23/2/21) Sekira Pukul 04.15 pagi
Ida Mangayo setiap pagi pukul 02.30 pagi jualan tahu goreng diselatan pasar pare, pulang sekitar pukul 07.30 jika dirumah suaminya melayani pelanggan saya bantu jualan tahu goreng,
Disinggung soal masa pandemi covid 19 yang melanda kabupaten Kediri "tetap jualan seperti biasa Alhamdulillah mas walau covid 19 usahanya tetap jalan, karena pelanggang dipasar banyak yang dari pedagang sayur keliling walau diawal agak pengaruh pandemi,"terang Ida Mangayo
Menurut Ida Mangayo Covid 19 adalah Cobaan buat kita semua,jika kita duduk manis dan enggan aktifitas malah covite makin tuman, kan kerja itu bagian menambah imun mas,"kelakarnya sambil senyum
Terus anak saya ada tiga kalau tidak jualan nasipe gimana mas, Alhamdulillah pokok e kita tetap berdoa semoga pandemi covid 19 segera hilang dan tetap ikuti anjuran pemerintah protokol kesehatan bene aman mas,"pungkas Ida Mangayo dengan senyum khasnya
Reporter : Alin
Editor. : kallo




Post a Comment