Pria Paruh Baya Warga Desa Kapi Kunjang Ditemukan Meninggal di Jalur Rel Kereta Api
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI – Seorang pria paruh baya berinisial MAS (50) asal Desa Kapi, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di jalur kereta api di Desa Tanon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Rabu 25 Maret 2026, pagi. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api yang melintas.
Kapolsek Papar, AKP Sriati, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya orang meninggal di jalur rel kereta api KM 205+6/7, petak jalan Purwoasri – Papar, tepatnya Desa Tanon Kecamatan Papar, langsung menuju ke lokasi kejadian.
Dari keterangan saksi-saksi, awalnya korban duduk-duduk di dekat rel kereta api sebelah timur, sekitar satu meter dari rel.
"Saat kereta api 150 Singasari melintas dari arah utara ke selatan, korban tiba-tiba melompat ke jalur dan langsung tertabrak lokomotif bagian depan,” kata AKP Sriati.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa KTP korban, sepeda motor Honda Vario nopol W-2684-NBB, HP merk Vivo, sandal jepit, uang tunai Rp 990.000, serta uang ringgit Malaysia senilai 1 RM.
Menurut AKP Sriati, dari keterangan saksi-saksi, saat korban duduk di dekat rel, klakson kereta dibunyikan berulang kali untuk memperingatkan agar korban menjauh.
Namun, korban tetap melompat ke jalur kereta dari jarak sekitar 50 meter, sehingga langsung tertemper.
"Sepeda motor milik korban terparkir sekitar 100 meter di sebelah timur lokasi kejadian, di area makam umum Desa Tanon. Setelah itu jasad korban kita evakuasi dibawa ke Rumah Sakit," tutur Kapolsek.
Kapolsek mengungkapkan, dari keterangan pihak keluarga korban. Korban bercerita kepada kakaknya berinisial S (66) menceritakan bahwa sehari sebelumnya, Selasa 24 Maret 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, korban berada di rumahnya dan sempat bercerita tentang rasa bersalah atau penyesalan terkait kesalahan yang diperbuat selama hidup.
“Motif sementara adalah korban merasa bersalah atau menyesal atas kesalahan yang diperbuat selama hidupnya,” ungkap AKP Sriati
REPORTER : ONAIR/ERWIN



Post a Comment