Babinsa Turun Tangan, Kebakaran Pabrik Triplek di Pare Kediri Cepat Terkendali

RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI – Peran aktif Bintara Pembina Desa (Babinsa) turut mempercepat penanganan kebakaran yang terjadi di pabrik triplek CV Jaya Raya Plywood, Dusun Semanding, Desa Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Senin (13/4/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.30 WIB itu diduga berasal dari percikan mesin sanding yang menyambar serbuk gergaji di area penampungan (boiler). Api sempat membesar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB.
Babinsa Koramil Pare bersama anggota TNI lainnya menjadi pihak yang sigap berada di lokasi. Mereka tidak hanya membantu proses penanganan awal, tetapi juga mengoordinasikan warga untuk turut serta melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya sebelum petugas datang.
"Babinsa langsung bergerak cepat membantu evakuasi dan pengamanan di lokasi, sekaligus mengoordinasikan warga agar tidak panik dan membantu pemadaman awal," ujar salah satu petugas di lapangan.
Selain Babinsa, penanganan kebakaran juga melibatkan Kapolsek Pare AKP Rudi Hermawan bersama anggota, serta tim Damkar Kabupaten Kediri yang mengerahkan dua unit mobil pemadam dan delapan personel.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pekerja bernama Sucipto yang mendengar ledakan dari area boiler. Ia kemudian melihat kobaran api dan segera melaporkan kepada pemilik usaha, Rizky Nahar Pratama, yang langsung menghubungi petugas.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB langsung melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan setengah jam kemudian.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.
Komandan Koramil Pare menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bagian dari tugas kewilayahan dalam membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat.
"Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk saat terjadi bencana seperti kebakaran. Ini bentuk nyata respons cepat TNI dalam membantu warga," ujarnya.
Ia juga mengimbau pemilik usaha agar lebih memperhatikan standar keselamatan kerja, terutama pada mesin produksi dan pengelolaan material mudah terbakar, guna mencegah kejadian serupa terulang.
REPORTER : ONAIR/ERWIN


Post a Comment