Polisi Lakukan Penyelidikan Terkait Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Yang Ditemukan Tersangkut di Jembatan Papar–Kelutan

RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI – Warga Desa/Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang mengapung di aliran Sungai Brantas, pada Rabu 8 April 2026 siang.
Kapolsek Papar, AKP Sriati, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Ia menjelaskan, sekitar pukul 12.30 WIB, saksi bernama Supriadi melihat adanya mayat yang terapung dan tersangkut di tiang pancang jembatan Papar–Kelutan, Desa Papar, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri.
"Saksi ini sedang mencari rumput di sekitar lokasi kejadian," kata AKP Sriati.
Mengetahui hal tersebut, saksi kemudian bersama warga lain memastikan kondisi tersebut. Setelah dipastikan bahwa yang terlihat adalah sesosok mayat, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Papar.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pihak desa untuk melakukan proses evakuasi. Jenazah kemudian berhasil dievakuasi dari aliran sungai dan dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kami (Polsek Papar) bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kediri mendatangi lokasi kejadian," tutur Kapolsek.
Dari hasil identifikasi awal, diketahui bahwa jenazah berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas (Mr. X). Saat ditemukan, korban dalam kondisi tanpa pakaian dan berada dalam posisi tengkurap, dengan kepala menghadap ke arah timur dan kaki ke arah barat.
“Kemudian kami evakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit,” jelas Kapolsek.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan medis di RS Bhayangkara Kota Kediri, diperkirakan jenazah telah meninggal dunia lebih dari dua hari sebelum ditemukan.
Adapun ciri-ciri korban antara lain memiliki janggut berwarna putih dengan panjang sekitar 1 cm, rambut beruban dengan panjang sekitar 14 cm, tinggi badan kurang lebih 160 cm, berat badan sekitar 70 kilogram, serta diperkirakan berusia di atas 60 tahun.
Selain itu, kondisi fisik jenazah menunjukkan kuku tangan dan kaki mengelupas, gigi bagian atas dan bawah sudah ompong, serta lidah dalam keadaan menjulur.
Pada bagian belakang kepala ditemukan luka dengan panjang sekitar 1,5 cm yang diduga terjadi setelah korban meninggal dunia.
Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh tim dokter, disimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam.
“Dari hasil pemeriksaan visum luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia karena tenggelam,” tegas AKP Sriati.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas korban serta menunggu kemungkinan adanya laporan orang hilang dari masyarakat.
Polisi juga mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Papar atau RS Bhayangkara Kediri.
"Bila ada keluarga yang hilang dengan ciri-ciri tersebut bisa melapor ke Polsek Papar," pesan AKP Sriati
REPORTER : ONAIR / ERWIN

Post a Comment