Diduga Depresi, Pemuda Ini Nekat Akhiri Hidupnya di Pohon Jambu Mente

RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI - Warga Dusun Bancangan, Desa Blaru, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri digemparkan dengan penemuan jasad seorang pemuda yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di sebuah pohon jambu mente di pinggir jalan desa setempat, Kamis (7/5/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial EBW (30), warga Dusun Sekuning, Desa Besowo, Kecamatan Kepung. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh saksi mata sekitar pukul 05.20 WIB dalam kondisi menggantung pada seutas tali rafia kuning.
Kapolsek Pare, AKP Rudy Darmawan, membenarkan kejadian tragis tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, sebelum kejadian, korban sempat mengunjungi rumah orang tua kandungnya di Dusun Klampokrejo, Desa Blaru.
"Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, korban sempat berpamitan kepada ayahnya untuk berangkat mencari kerja ke Surabaya menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja miliknya," ujar AKP Rudy Darmawan saat dikonfirmasi.
Namun, selang beberapa jam kemudian, seorang warga yang melintas di Dusun Bancangan melihat sesosok tubuh tergantung di pohon jambu. Kabar tersebut segera dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Pare.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tali rafia kuning, satu buah tas doreng, sepasang sandal hitam, serta satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja warna hijau tanpa plat nomor milik korban.
Mengenai motif aksi nekat tersebut, AKP Rudy menyebutkan adanya dugaan depresi yang dialami korban. Hal ini diperkuat oleh keterangan ibu tiri korban yang menyebutkan bahwa selama berada di rumah, korban sering terlihat melamun di depan rumah.
"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban memang lebih banyak menghabiskan waktu dengan melamun belakangan ini. Diduga kuat penyebab korban mengakhiri hidupnya adalah karena depresi," tambah Kapolsek.
Tim medis dari Puskesmas Badas, Dr. Fari Tedy Rahardian, bersama tim Inafis Polres Kediri telah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Hasilnya, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan ini murni tindakan bunuh diri. Pihak keluarga juga sudah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi," jelas AKP Rudy.
Saat ini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga pun telah menandatangani surat pernyataan keberatan otopsi di hadapan petugas.
REPORTER : ONAIR/ERWIN

Post a Comment