Animo Masyarakat Tinggi, KDKMP Tulungrejo Pare Keluhkan Lambatnya Pasokan Sembako
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih KDKMP Tulungrejo di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri mengeluhkan lambatnya dropping barang dari distributor.
Padahal, animo masyarakat terhadap koperasi tersebut terbilang tinggi sejak dibuka pada 6 Juni 2026.
Hal itu dibenarkan Asisten Toko KDKMP Tulungrejo, Muhammad Nasrudin. Ia menyebut kelangkaan pasokan mulai dirasakan beberapa minggu terakhir, dan hal serupa juta dialami puluhan KDKMP di Kabupaten Kediri.
Nasrudin mengungkapkan, KDKMP Tulungrejo resmi beroperasi sejak 6 Juni lalu. Respon warga sangat baik dan melebihi ekspektasi pengurus koperasi.
"Bahkan setiap hari ada 10 sampai 15 orang yang datang untuk membeli bahan pangan di sini," ungkapnya.
Namun, tingginya permintaan itu belum diimbangi dengan ketersediaan stok sembako. Sejumlah komoditas yang paling dicari justru sering kosong.
Komoditas yang dimaksud antara lain elpiji 3 kilogram, gula pasir, dan beras. Padahal ketiga barang tersebut merupakan kebutuhan pokok yang paling banyak dicari warga.
"Kami sudah mengajukan sejumlah daftar barang kepada pihak Agrinas. Namun, entah kenapa selama dua hingga tiga pekan terakhir belum juga dikirim," katanya.
Nasrudin mengemukakan, keterlambatan pasokan ini membuat pihaknya kesulitan memenuhi permintaan. Padahal pihaknya sudah mengajukan permintaan ke distributor sesuai data penjualan.
Ia berharap, sistem dropping barang bisa dipercepat. Tujuannya, agar koperasi bisa terus melayani masyarakat dan tidak kehilangan kepercayaan pembeli.
Keluhan serupa juga disampaikan salah satu pembeli, Elita.
Warga Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri ini mengaku tertarik berbelanja di KDKMP karena lokasinya nyaman dan harganya terjangkau.
Elita mencontohkan, saat membeli minyak goreng merek Fortune seharga Rp20.750 per kemasan isi 1 liter.
"Harga itu lebih murah dibanding di warung sekitar," kata Elita.
Ke depan, Elita meminta, KDKMP Tulungrejo bisa segera melengkapi stok. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi mencari ke tempat lain untuk kebutuhan pokok.
Lebih lanjut, pengurus KDKMP Tulungrejo menargetkan koperasi bisa beroperasi penuh pada Agustus mendatang. Target itu seiring berakhirnya masa retret Manajer Koperasi.
Dengan operasional penuh, diharapkan manajemen distribusi dan pengadaan barang bisa lebih lancar. Sehingga KDKMP benar-benar bisa menjadi solusi ekonomi warga desa.
REPORTER : ONAIR


Post a Comment