Arus Lalu Lintas Saat Libur Sekolah di Kediri Meningkat, Kampung Inggris Jadi Titik Terpadat
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Kediri mengalami peningkatan selama masa libur sekolah pada Juni hingga Juli 2026. Kepadatan kendaraan paling terasa di kawasan Pare, khususnya Kampung Inggris, yang menjadi tujuan utama ribuan pelajar dari berbagai daerah untuk mengikuti program belajar bahasa Inggris.
Kasat Lantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama melalui Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri, Ipda Aklis Fahru Thoni, mengatakan peningkatan volume kendaraan mulai terlihat sejak H+2 libur sekolah. Selain dipadati pelajar, kawasan tersebut juga ramai oleh orang tua yang mengantar anak-anak mereka mengikuti kursus.
"Mulai H+2 libur sekolah sudah terlihat peningkatan arus kendaraan, terutama di wilayah Pare atau Kampung Inggris. Banyak pelajar yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun luar Jawa Timur," kata Ipda Aklis, pada Selasa, 7 Juli 2026.
Selain kawasan Pare, peningkatan lalu lintas juga terpantau di sejumlah ruas jalan nasional, mulai dari Mengkreng-Purwoasri, Purwoasri-Papar, hingga Papar-Gampengrejo. Arus kendaraan dari arah selatan, yakni ruas Kediri-Tulungagung, juga mengalami peningkatan selama musim liburan.
Di sektor pariwisata, Satlantas Polres Kediri mencatat adanya lonjakan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata, seperti kawasan Wisata Ubalan di Kandangan, Bukit Gandrung, hingga objek wisata alam di Kecamatan Ngancar. Meski jumlah kendaraan meningkat, kondisi lalu lintas secara umum masih berjalan lancar.
Menurut Ipda Aklis, wisatawan yang berkunjung tidak hanya berasal dari kalangan pelajar. Banyak guru, keluarga, hingga orang tua siswa yang turut memanfaatkan masa libur sekolah untuk berwisata bersama.
"Yang berwisata bukan hanya siswa, tetapi juga guru, keluarga, dan orang tua. Aktivitas wisata meningkat, namun arus lalu lintas masih dapat dikendalikan," katanya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Satlantas Polres Kediri belum menerapkan rekayasa maupun pengalihan arus lalu lintas.
Namun, petugas telah menyiagakan personel patroli yang akan diterjunkan apabila terjadi antrean kendaraan di kawasan wisata berdasarkan laporan masyarakat maupun layanan darurat 110.
"Apabila ada laporan kepadatan di lokasi wisata, kami segera mengerahkan anggota untuk melakukan pengaturan lalu lintas agar arus kendaraan tetap lancar," jelasnya.
Pada malam hari, patroli difokuskan di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) dan sekitarnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain menjaga kelancaran lalu lintas, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi potensi balap liar.
Satlantas mengidentifikasi sejumlah lokasi yang masih menjadi perhatian, di antaranya jalur Kunjang, beberapa ruas di Pare, serta Jalan Soekarno-Hatta mulai kawasan Tepus hingga Pare yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya pengendara, khususnya pada Jumat malam. "Kami juga meningkatkan patroli," imbuhnya.
Di sisi lain, edukasi keselamatan berlalu lintas terus digencarkan melalui kegiatan Sahabat Pagi. Petugas memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan helm, melengkapi perlengkapan berkendara, serta mengimbau pelajar agar tidak menggunakan knalpot brong yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Selain sosialisasi, Satlantas Polres Kediri juga menggelar penindakan terhadap penggunaan knalpot brong di sejumlah titik, antara lain Simpang Tiga Kandangan, Simpang Empat Bogo Kecamatan Plemahan, serta Jalan Garuda di wilayah Kota Kediri.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan berkendara, dan saling menghormati pengguna jalan selama masa libur sekolah sehingga aktivitas masyarakat maupun wisatawan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,"ungkap Ipda Aklis.
REPORTER : ONAIR/AR


Post a Comment