Harkopnas ke-79, Dekopinda Kabupaten Kediri Jadikan Gebyar UMKM Momentum Bangkitkan Ekonomi Rakyat
KEDIRI ||RADIOONAIRFMPARE.COM – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Kediri dimanfaatkan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.
Melalui Gebyar UMKM di kawasan Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Rabu (22/7/2026), Dekopinda menghadirkan 80 stan pelaku usaha lokal sebagai upaya memperluas pasar sekaligus membangkitkan geliat ekonomi masyarakat.
Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri, Buat Santoso, mengatakan, Gebyar UMKM menjadi terobosan baru dalam rangkaian Harkopnas tahun ini.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan gerakan koperasi kepada pelaku UMKM.
"Tahun ini menjadi yang pertama kami menyelenggarakan Gebyar UMKM. Ada sekitar 80 stan yang ikut berpartisipasi. Harapan kami, tahun depan kegiatan ini bisa lebih besar dan memberikan manfaat yang lebih luas," kata Buat.
Ia menjelaskan, Dekopinda sengaja menghadirkan UMKM dalam peringatan Harkopnas karena koperasi dan UMKM merupakan dua sektor yang saling menguatkan dalam membangun ekonomi kerakyatan.
Buat mengungkapkan, tantangan koperasi saat ini bukan hanya menjaga eksistensi di tengah perubahan ekonomi, tetapi juga memastikan adanya regenerasi pelaku koperasi.
Karena itu, Dekopinda telah menyiapkan program pelatihan bagi masyarakat berusia di bawah 40 tahun agar lebih mengenal koperasi sebagai lembaga ekonomi modern yang mampu berkembang mengikuti zaman.
"Kami akan mengundang generasi muda untuk diberikan pelatihan dan pemahaman tentang perkoperasian. Regenerasi menjadi tantangan terbesar, sehingga koperasi harus mulai menarik minat anak-anak muda," ujarnya.
Selain regenerasi, Dekopinda juga mendorong adanya regulasi yang semakin berpihak kepada koperasi. Menurut Buat, koperasi seharusnya lebih fokus mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan anggota, bukan disibukkan dengan persoalan administratif yang berlebihan.
"Tantangan kami salah satunya regulasi. Kami berharap regulasi mampu mendukung pertumbuhan koperasi sehingga pengurus bisa fokus mengembangkan usaha, bukan hanya memenuhi administrasi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Buat juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri yang dinilai konsisten mendampingi gerakan koperasi.
Ia menyebut kehadiran Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dalam rangkaian Harkopnas menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi.
"Kami merasakan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Sinergi ini menjadi semangat bagi gerakan koperasi untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Menurutnya, UMKM perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu bersaing di tengah perubahan pola perdagangan.
"Pelaku UMKM harus mulai memanfaatkan media sosial dan e-commerce. Kalau tidak mengikuti perkembangan zaman, tentu akan semakin berat bersaing," kata Mas Dhito.
Gebyar UMKM menjadi salah satu agenda utama peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Kabupaten Kediri. Selain pameran produk UMKM, rangkaian Harkopnas juga diisi sarasehan perkoperasian dan kegiatan yang bertujuan memperkuat peran koperasi sebagai fondasi ekonomi kerakyatan di daerah.
REPORTER : ONAIR/AR

Post a Comment