518 Narapidana Lapas Kediri Dapat Hadiah HUT Kemerdekaan RI Ke 81, 12 Orang Langsung Bebas

RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Sebanyak 518 warga binaan lapas Kediri mendapatkan remisi dalam momen HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia membawa kabar gembira bagi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri.
Sebanyak 518 warga binaan diusulkan menerima Remisi Umum sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik dan keikutsertaan dalam program pembinaan.
Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati kepada perwakilan warga binaan, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan yang digelar di lingkungan Lapas Kelas IIA Kediri.
Kepala Lapas Kelas IIA Kediri Gatot Tri Rahardjo mengatakan, remisi merupakan hak warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif maupun substantif sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara bagi narapidana yang telah memenuhi persyaratan dan menunjukkan perubahan perilaku serta kesungguhan mengikuti program pembinaan," kata Gatot.
Dari total 518 warga binaan yang diusulkan menerima remisi, sebanyak 127 orang memperoleh pengurangan masa pidana selama satu bulan, 133 orang mendapat remisi dua bulan, 170 orang tiga bulan, 64 orang empat bulan, 21 orang lima bulan, dan tiga orang menerima remisi enam bulan
Selain itu, terdapat 16 warga binaan yang diusulkan menerima Remisi Umum II. Jenis remisi ini diberikan kepada narapidana yang masa pidananya berakhir setelah mendapatkan pengurangan hukuman.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 warga binaan langsung bebas karena telah memenuhi seluruh persyaratan hukum setelah memperoleh remisi. Sementara empat warga binaan lainnya masih harus menjalani masa pidana sesuai ketentuan yang berlaku.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengucapkan selamat kepada seluruh warga binaan yang menerima remisi. Ia berharap pengurangan masa pidana tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
"Gunakan kesempatan ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tunjukkan kepada keluarga, masyarakat, dan bangsa bahwa Saudara mampu berubah menjadi warga negara yang taat hukum, bekerja dengan jujur, menghormati sesama, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar," ungkap Vinanda.
Pada kesempatan yang sama, Vinanda juga meresmikan Pojok Baca Perpustakaan Tunas Harapan Bangsa di lingkungan Lapas Kelas IIA Kediri. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan budaya literasi warga binaan sekaligus mendukung proses pembinaan melalui berbagai bahan bacaan yang edukatif.
Dalam sambutannya, Vinanda turut mengangkat semangat perjuangan R.A. Kartini melalui kutipan “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Menurutnya, setiap warga binaan memiliki kesempatan yang sama untuk bangkit, berubah, dan menata masa depan yang lebih baik.
REPORTER : ONAIR

Post a Comment