MENDUKUNG REKONSILIASI TOTAL DAN KEMBALINYA KHIDMAH PESANTREN DI TUBUH PBNU
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Melihat dinamika organisasi dan beratnya tantangan Nahdlatul Ulama ke depan, PBNU tidak bisa lagi dikelola dengan cara-cara yang memecah belah. Kami menegaskan bahwa NU hari ini membutuhkan pemimpin yang kuat secara moral sekaligus mampu menyatukan kembali seluruh elemen jam'iyyah.
Oleh karena itu, saya menyatakan dengan tegas: KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) sangat layak dan harus menjadi Khodim (Ketua Umum) PBNU pada muktamar ke 35 tahun 2026.)
Pernyataan ini didasarkan pada dua mandat prinsipil yang tidak bisa ditawar:
Amanah Kiai Sepuh dan Pesantren: Langkah Gus Salam bukanlah ambisi pribadi. Ini adalah wujud kepatuhan total atas perintah langsung para Masyayikh Sepuh, termasuk KH Nurul Huda Djazuli Ploso.
Restu para kiai adalah ruh utama yang wajib kita jaga demi keselamatan sanad ideologis dan keilmuan NU.
PBNU hari ini butuh figur penyejuk untuk menghentikan segala bentuk konflik terbuka.
Gus Salam adalah jawaban untuk menyatukan perbedaan. Beliau berkomitmen penuh mengembalikan PBNU menjadi rumah yang rukun, kompak, dan harmonis sesuai khitah para pendiri.
Sudah saatnya PBNU kembali ke pelukan pesantren dan dipimpin oleh sosok yang siap menjadi pelayan (khodim) bagi ulama dan umat.
TAUFIQ DWI KUSUMA
Dewan Penasehat
Tempat Pendidikan Santri Millenial (TPSM) AR ROSYAD Kediri

Post a Comment