Sambut Harlah ke-64 dan Maulid Nabi, Pesantren Attahdzib Jombang Panen Prestasi hingga Tingkat Nasional
RADIOONAIRFMPARE.COM || JOMBANG,- Menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-64 yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Pondok Pesantren Attahdzib Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, mengukir capaian membanggakan.
Deretan santri dan santriwati lembaga tersebut berhasil menorehkan segudang prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional sepanjang tahun 2026.
Prestasi bergengsi tersebut disumbangkan oleh para santri dari berbagai tingkatan perlombaan keagamaan dan intelektual.
Di tingkat provinsi dan kabupaten, keberhasilan diraih oleh Ahmad Shodiqun Aufa yang menyabet Juara 1 Musabaqah Hifdzin Nadzmi Aqidatul Awwam Jawa Timur, M. Mughni Mirzaqul Fahmi sebagai Juara 1 MQK Sullamut Taufiq Jawa Timur, serta M. Haqqi Nazily yang meraih Juara 1 MQK Fathul Qorib Jawa Timur.
Untuk ajang regional Kabupaten Jombang, Laskar Fannani dan Sayyidah Bilqis Mahira Al-Abidin masing-masing menorehkan Juara 1 MQK Taqrib Putra dan Juara 1 Musabaqah Da'i.
Keberhasilan regional lainnya dicapai oleh Mujadid Habibullah sebagai Juara 2 Musabaqah Da'i se-Jawa-Bali serta Ustadzah Aulia Hidayatun Nufus yang tampil sebagai Juara 1 MQK Ilmu Hadis Jawa Timur.
Di kancah nasional, Nida Irsilina Far'iah mencatatkan prestasi gemilang dengan menjuarai MQK Safinatun Naja Tingkat Nasional sekaligus Juara 1 MQK Taqrib Putri Jombang. Capaian nasional turut diperkuat oleh M. Jalaludin yang meraih Juara 2 Musabaqah Da'i Nasional, serta Abdullah Tsaqib Mutsaqqof yang memborong tiga gelar sekaligus, yakni Juara 3 Hifdzin Nadzmi Aqidatul Awwam Nasional, Juara 1 ajang serupa tingkat Jawa Timur, dan Juara 2 MQK Fathul Qorib Jawa Timur.
Selain itu, kategori MQK Safinatun Naja Tingkat Nasional juga diwarnai capaian dari Rafasyah Hamzah Ubaidillah dan Habib Husen Al-Ghifari yang meraih Juara Harapan 1, serta Ahmad Rouf sebagai Juara Harapan 2.
Pengasuh Pondok Pesantren Attahdzib, K.H. Ahmad Masruh, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus yayasan dan tenaga pendidik di Yayasan Pendidikan Ihsanniat atas dedikasi mereka dalam membimbing para santri.
"Kemajuan pesat dan peningkatan prestasi yang membanggakan ini tidak lepas dari kerja maksimal Ketua Umum Yayasan dan seluruh jajaran guru dalam mengelola lembaga pendidikan ini," ujar K.H. Ahmad Masruh.
Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Ihsanniat sekaligus Pengasuh Pesantren Attahdzib, Dr. Ach. Dzaky GF, M.HI. (Gus Zaky), menuturkan bahwa raihan ini merupakan langkah awal untuk menuju panggung yang lebih luas.
"Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi para santri agar semakin giat belajar. Kita berikhtiar agar ke depan prestasi ini bisa ditingkatkan ke taraf internasional untuk mengharumkan nama bangsa," kata Gus Zaky.
Akademisi dan praktisi hukum Jawa Timur tersebut juga menekankan pentingnya memegang teguh motto “Santri yang intelek dan intelek yang santri”.
Menurutnya, kekuatan intelektual harus menjadi fondasi utama dalam membentuk pribadi santri yang ideal, santun, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk menghadapi kemajuan teknologi kecerdasan buatan.
REPORTER : ONAIR/ABROL



Post a Comment