Menjaga Keamanan dan Ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kapolsek Pare Ngopi Bareng Forkopimcam Badas
.
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI – Suasana santai di Pojok Kopi Polsek Pare Kota dimanfaatkan jajaran Polsek Pare bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Badas dan para kepala desa se-Kecamatan Badas untuk memperkuat komunikasi sekaligus membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dikemas melalui Pojok Kopi Polsek Pare tersebut menjadi ruang cangkrukan kamtibmas, pada 29 September 2026. Pertemuan tidak sekadar diisi dengan aktivitas ngopi bersama, tetapi juga menjadi sarana untuk bertukar informasi mengenai berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kapolsek Pare AKP Wendi Sulistiono mengatakan, komunikasi secara langsung dengan unsur pemerintahan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, melalui suasana yang santai dan terbuka, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat dibahas bersama. Dengan demikian, apabila muncul persoalan, penanganannya dapat dilakukan sedini mungkin melalui koordinasi lintas sektor.
“Ngopi santai ini tidak hanya sekadar ngopi. Kami bersama Forkopimcam dan kepala desa berdiskusi membahas situasi kamtibmas di wilayah,” kata AKP Wendi.
Kapolsek Pare menambahkan, keberadaan Bhabinkamtibmas di setiap desa juga memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
Berbagai persoalan yang muncul di tingkat desa diharapkan dapat segera disampaikan sehingga bisa dicarikan solusi bersama.
AKP Wendi mengapresiasi apabila kondisi kamtibmas di lingkungan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Namun, menurutnya, terciptanya keamanan bukan semata-mata menjadi tugas kepolisian.
“Peran untuk menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya polisi. Semua lapisan masyarakat memiliki peran yang sangat penting,” ungkap AKP Wendi.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Wendi juga mendorong pemerintah desa dan masyarakat untuk kembali menghidupkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), terutama pos kamling yang selama ini belum aktif.
Menurutnya, keberadaan pos kamling dapat menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan. Aktivitas ronda juga diharapkan dapat memperkuat kewaspadaan warga terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Kami berharap pos kamling yang belum aktif bisa diaktifkan kembali. Keamanan lingkungan akan lebih kuat apabila masyarakat ikut terlibat secara langsung,” tuturnya.
Kapolsek lebih lanjut, selain mengaktifkan kembali siskamling, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan, pengaduan, maupun informasi terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Layanan tersebut dapat diakses secara gratis oleh masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan diterima petugas untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Keberadaan layanan 110 menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan respons kepolisian secara cepat ketika membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian yang berkaitan dengan kamtibmas.
"Kami mengimbau masyarakat tidak ragu memanfaatkan layanan tersebut secara bertanggung jawab apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran atau penanganan kepolisian," jelasnya.
Ia menilai, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Melalui kegiatan Pojok Kopi tersebut, Polsek Pare berharap komunikasi yang telah terbangun tidak berhenti pada kegiatan pertemuan semata. Informasi dari masyarakat mengenai kondisi lingkungan diharapkan terus mengalir melalui Bhabinkamtibmas maupun perangkat desa.
Dengan komunikasi yang intensif, setiap persoalan kamtibmas diharapkan dapat ditangani secara cepat dan bersama-sama sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
"Pojok Kopi Polsek Pare ini memang hadir untuk masyarakat. Bisa menjadi tempat curhat keluh kesah tentang situasi Kamtibmas di wilayah," ungkap AKP Wendi.
REPORTER : ONAIR/AK

Post a Comment