Rumah Warga Kedungombo Terbakar , Sosok Kakak Korban Disorot
RADIOONAIRFMPARE.COM || NGANJUK - Suasana Desa Kedungombo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, mendadak geger setelah sebuah rumah milik KM (55) dilalap si jago merah, Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.
Kobaran api pertama kali diketahui muncul dari bagian kandang sapi yang berada di belakang dan menempel pada rumah korban. Api dengan cepat membesar hingga merembet ke bangunan rumah.
Saksi RA (55), warga setempat, mengaku melihat KW (64), yang merupakan kakak kandung korban dan tinggal berdekatan, berada di sekitar lokasi sebelum kebakaran diketahui.
Saat itu, korban KM sedang berada di sawah mencari pakan sapi. Menurut keterangan saksi, KW kemudian terlihat berjalan cepat menuju jalan protokol Desa Kedungombo.
Tak lama berselang, RA yang melintas di sekitar lokasi melihat api sudah berkobar dari bagian kandang. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan warga.
Warga pun berdatangan dan berusaha melakukan pemadaman secara manual sekaligus menyelamatkan hewan ternak. Dua ekor sapi yang berada di dalam kandang berhasil dievakuasi dari kepungan api.
Namun, kobaran api semakin membesar hingga menghanguskan kandang dan merembet ke rumah korban. Petugas Polsek Warujayeng bersama petugas pemadam kebakaran Kecamatan Tanjunganom kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemadaman bersama warga.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.45 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp100 juta.
Kakak Korban Jadi Sorotan
Peristiwa tersebut kini menjadi perhatian aparat kepolisian lantaran muncul dugaan bahwa kebakaran bukan semata-mata akibat kelalaian.
KW, kakak kandung korban, disebut berada di sekitar lokasi sesaat sebelum api diketahui berkobar. Dugaan tersebut masih harus dibuktikan melalui penyelidikan kepolisian.
Informasi dari lingkungan sekitar juga menyebutkan bahwa KW selama ini mengalami gangguan kejiwaan dan pernah mendapatkan pengobatan di Puskesmas Rejoso. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama sekitar 30 tahun.
Warga juga menyampaikan bahwa sebelum kejadian ini, KW disebut pernah dua kali berusaha membakar rumah korban. Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan lingkungan dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran serta dugaan adanya unsur kesengajaan masih dalam proses penyelidikan.
Kepolisian diharapkan dapat mengungkap fakta di balik kebakaran tersebut berdasarkan keterangan saksi, pemeriksaan lokasi kejadian, serta alat bukti yang ditemukan.
Lingkaranistana.id terus mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dugaan keterlibatan KW dalam peristiwa ini belum merupakan kesimpulan hukum dan sepenuhnya menunggu hasil penyelidikan aparat berwenang.
REPORTER : ONAIR/MUR


Post a Comment