Satu Keluarga Asal Bujel Kediri Masuk Manifest KMP Virgo Transport 8 yang Tenggelam di Masalembo

RADIOONAIRFMPARE.COM ||KEDIRI – Empat warga Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, tercatat dalam manifest penumpang KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Keempatnya merupakan satu keluarga, yakni Winarsih (48), suaminya Ermanto (41), serta dua anak mereka, Amelia Elsa Mahera (16) dan Kayla Ermania Rizky (6).
Keluarga tersebut diketahui berangkat dari Kediri menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Setelah kapal mengalami kecelakaan, keluarga di Kediri diliputi kecemasan dan sebagian di antaranya berangkat menuju Surabaya untuk mengikuti perkembangan pencarian serta proses identifikasi.
Sigit Sugiarto, kakak ipar Winarsih, mengatakan keempat anggota keluarga tersebut berangkat dari Kediri pada Jumat dengan tujuan awal Banjarmasin.
"Rencananya ke Kalimantan mau menemui teman dan bekerja di sana. Mereka berangkat empat orang, satu keluarga," kata Sigit saat ditemui di rumah keluarga, Senin (14/9/2026).
Menurut Sigit, keluarga baru mengetahui kabar kecelakaan tersebut setelah mendapatkan informasi dari pihak berwenang.
Hingga kini, keluarga masih menunggu kepastian mengenai kondisi Winarsih, Ermanto, Amelia, dan Kayla dari posko pencarian.
"Kami di sini cuma bisa saling menunggu berita terbaru dari posko sana. Semanifest-nya memang benar mereka berempat ada di dalam kapal itu," ujar Sigit.
Kapal Bawa 243 Orang
KMP Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Sabtu (12/9/2026). Kapal tersebut dilaporkan mengalami kondisi listing atau miring sebelum kehilangan kontak di sekitar perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Berdasarkan data manifes yang disampaikan Kementerian Perhubungan, kapal berbobot 8.540 GT itu membawa 243 orang, terdiri dari 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga mengangkut 89 kendaraan.
Basarnas kemudian mengerahkan sejumlah unsur untuk melakukan pencarian dan evakuasi, termasuk kapal SAR, kapal TNI AL, kapal kenavigasian serta helikopter.
Dalam perkembangan operasi pada Minggu malam, Basarnas melaporkan 103 orang telah dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 97 orang dinyatakan selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dengan total 243 orang di dalam kapal, masih terdapat 140 orang yang belum masuk dalam daftar korban yang telah dievakuasi pada pembaruan tersebut. Operasi pencarian dan pertolongan masih dilanjutkan.
Keluarga Bawa Dokumen Identifikasi
Lurah Bujel, I Wayan Yudiana membenarkan empat warga di wilayahnya tercatat dalam manifest KMP Virgo Transport 8.
"Benar, salah satu warga kami atas nama Ibu Winarsih masuk dalam manifest kapal yang tenggelam kemarin. Beliau berangkat bersama suami dan dua orang anaknya," kata Wayan.
Wayan mengatakan, setelah menerima informasi mengenai kecelakaan kapal, pihak kepolisian melakukan koordinasi dengan keluarga untuk mendukung proses identifikasi.
Keluarga kemudian berangkat ke Surabaya dengan membawa sejumlah dokumen yang dibutuhkan tim identifikasi.
"Hari ini pihak keluarga sudah berangkat ke Surabaya dengan membawa sejumlah dokumen pendukung yang dibutuhkan tim identifikasi, seperti ijazah untuk keperluan pencocokan sidik jari," ujarnya.
Untuk tahapan identifikasi lainnya, termasuk kemungkinan pemeriksaan DNA, pihak keluarga masih menunggu arahan dari tim medis dan tim identifikasi di Surabaya.
"Kami masih menunggu petunjuk lanjutan dari tim medis dan identifikasi di Surabaya," ungkapnya.
Pemerintah Kelurahan Bujel juga memastikan siap memberikan pendampingan kepada keluarga selama proses pencarian dan identifikasi, termasuk untuk kebutuhan transportasi dan logistik.
Sementara itu, operasi SAR terhadap penumpang KMP Virgo Transport 8 masih berlangsung di perairan Laut Jawa.
Keluarga Winarsih dan tiga anggota keluarganya di Kediri kini masih menunggu informasi resmi mengenai kondisi keempat warga Bujel yang tercatat dalam manifest kapal tersebut.
REPORTER : ONAIR

Post a Comment