Search
24 C
en
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Siber
Radio On Air FM Pare
ON AIR FM PARE
  • NEWS
  • DAERAH
    • Nasional
    • Jawa Timur
    • Jawa Tengah
    • Jawa Barat
    • Jakarta
  • Nasional
    • Video
  • Advertorial
  • AG 892 Streaming
  • Berita
    • Hukrim
    • Peristiwa
    • TNI
    • POLRI
    • Pemerintah
    • Pendidikan
    • Budaya
Radio On Air FM Pare
Search
Home Paska Ledakan Di Plumpung Kandangan Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Lokasi Yang Diduga Petasan Berita onair Paska Ledakan Di Plumpung Kandangan Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Lokasi, Yang Diduga Petasan
Paska Ledakan Di Plumpung Kandangan Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Lokasi Yang Diduga Petasan Berita onair

Paska Ledakan Di Plumpung Kandangan Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Lokasi, Yang Diduga Petasan

radioonairfm
radioonairfm
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 
RADIOONAIRFMPARE.COM || KEDIRI - Guna memastikan kondisi lokasi aman, Tim Penjinak Bom (Jibom) dari Gegana Brimob dan tim Labfor Polda Jatim turut dikerahkan untuk melakukan proses sterilisasi di tempat kejadian perkara (TKP), paska kejadian ledakan diduga petasan di Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bahan peledak yang masih berpotensi membahayakan warga sekitar.

Sementara, si lokasi pihak kepolisian juga memasang garis polisi di area sekitar lokasi ledakan dengan perimeter yang cukup luas guna mencegah adanya kemungkinan ledakan susulan. Sejumlah personel berseragam turut disiagakan untuk menjaga keamanan di sekitar TKP.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan menjelaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh dengan mengedepankan metode scientific crime investigation.

Untuk itu, pihaknya juga melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur guna melakukan analisis forensik terhadap sisa-sisa material di lokasi kejadian.

“Dalam proses penegakan hukum ini, kami mengedepankan pembuktian secara ilmiah. Oleh karena itu kami membutuhkan analisis forensik untuk mengetahui secara pasti penyebab ledakan tersebut,” jelasnya, pada Senin 16 Maret 2026.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa ledakan menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan tembok rumah milik korban. Namun kerusakan tersebut masih terbatas pada satu rumah yang berada paling dekat dengan sumber ledakan.

Polisi juga tengah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan saksi, temuan di lapangan, serta analisis forensik nantinya akan dibahas dalam gelar perkara untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

"Yang pasti kita lakukan gelar perkara dan kita dalami lebih lanjut," tutur Kasat Reskrim

Selain mengungkap kasus ledakan di Kandangan, Polres Kediri juga menyampaikan hasil pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang melibatkan Satreskrim, Satnarkoba, Sat Samapta, serta jajaran polsek.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengungkap ratusan kasus dengan berbagai modus operandi dan mengamankan ratusan tersangka.

Salah satu pengungkapan yang menjadi perhatian adalah kasus terkait bahan peledak atau petasan yang dinilai berpotensi membahayakan masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idul Fitri.

Menurut AKP Joshua, pihaknya mencatat sedikitnya tiga kasus terkait bahan peledak berhasil diungkap selama operasi tersebut.

Dua kasus di antaranya merupakan target operasi, sedangkan satu kasus lainnya merupakan non-target operasi. Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan diketahui masih berstatus anak di bawah umur.

AKP Joshua menegaskan bahwa pihaknya tidak akan main-main dalam menangani kasus penyalahgunaan bahan peledak.

“Satreskrim Polres Kediri tidak akan pernah main-main dalam menangani penyalahgunaan bahan peledak atau petasan. Ini memiliki konsekuensi hukum yang serius,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa penyalahgunaan bahan peledak dapat dijerat dengan ketentuan dalam Pasal 306 KUHP baru dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kasat Reskrim juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat, menjual, maupun menggunakan bahan peledak secara ilegal.

Peran serta masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa yang dapat menimbulkan kerugian material maupun korban jiwa.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Diperlukan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi dan mencegah penyalahgunaan bahan peledak,” ungkap AKP Joshua.

Sementara itu, warga Dusun Plumpungrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri digegerkan oleh dua kali ledakan keras yang terjadi pada Minggu malam, 15 Maret 2026, sekitar pukul 22.30 WIB. Ledakan tersebut diduga berasal dari petasan atau mercon yang disimpan di salah satu rumah warga.

Peristiwa itu terjadi di rumah milik Moh Yasin Nawawi (59). Suara ledakan yang cukup keras sempat membuat warga sekitar panik dan keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara tersebut. Kemudian pihak Satreskrim Polres Kediri mengamankan dua orang terduga pelaku

REPORTER : ONAIR/ ERWIN 

Via Paska Ledakan Di Plumpung Kandangan Polda Jatim Lakukan Sterilisasi di Lokasi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

Gempur Rokok ILEGAL

Gempur Rokok ILEGAL
Pemerintah kota kediri

SMK PLUS 2 MEI BADAS

SMK PLUS 2 MEI BADAS
Welcome Back To School

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Featured Post

Polres Nganjuk Satukan Elemen Masyarakat dalam Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Perkuat Barisan Jaga Kondusivitas Wilayah

radioonairfm- May 02, 2026 0
Polres Nganjuk Satukan Elemen Masyarakat dalam Apel Besar Sabuk Kamtibmas, Perkuat Barisan Jaga Kondusivitas Wilayah
RADIOONAIRFMPARE.COM ||Nganjuk - Polres Nganjuk menggelar Apel Besar Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 di lapangan apel Polres Nganjuk, Kamis (30/4/2026), sebagai…

Most Popular

Polres Kediri Kawal 1.288 Calon Warga PSHT Jalani Uji Kelayakan

Polres Kediri Kawal 1.288 Calon Warga PSHT Jalani Uji Kelayakan

April 26, 2026
Kunjungi Rumah Mbah Marsiyah CJH Tertua, Mas Dhito Beri Kursi Roda

Kunjungi Rumah Mbah Marsiyah CJH Tertua, Mas Dhito Beri Kursi Roda

April 29, 2026
Polres Kediri Dalami Kasus Mercon Meledak Hingga Lukai Pelajar SD di Kediri

Polres Kediri Dalami Kasus Mercon Meledak Hingga Lukai Pelajar SD di Kediri

April 26, 2026

Recent Comments

Editor Post

Gempar Penemuan Mayat Di Kuburan Cina Dengan Pisau Tertancap Di Leher

Gempar Penemuan Mayat Di Kuburan Cina Dengan Pisau Tertancap Di Leher

July 14, 2019
Ada Terowongan Dan Sumber Mata Air Di Balik Wingitnya Kawasan Lembah Pawon Sewu Di Kediri

Ada Terowongan Dan Sumber Mata Air Di Balik Wingitnya Kawasan Lembah Pawon Sewu Di Kediri

July 15, 2019
Anak kandung Biadap Merampas kalung Ibunya untuk Foya - Foya

Anak kandung Biadap Merampas kalung Ibunya untuk Foya - Foya

July 08, 2019

Popular Post

Polres Kediri Kawal 1.288 Calon Warga PSHT Jalani Uji Kelayakan

Polres Kediri Kawal 1.288 Calon Warga PSHT Jalani Uji Kelayakan

April 26, 2026
Kunjungi Rumah Mbah Marsiyah CJH Tertua, Mas Dhito Beri Kursi Roda

Kunjungi Rumah Mbah Marsiyah CJH Tertua, Mas Dhito Beri Kursi Roda

April 29, 2026
Polres Kediri Dalami Kasus Mercon Meledak Hingga Lukai Pelajar SD di Kediri

Polres Kediri Dalami Kasus Mercon Meledak Hingga Lukai Pelajar SD di Kediri

April 26, 2026

Populart Categoris

  • Biro Bayuwangi1
  • Biro Keerom1
  • Jawa Timur616
  • Nasional4823
  • biro NTB2
  • biro Sidoarjo7
  • biro Jakarta89
  • biro Jatim1
  • biro Kediri kota165
Radio On Air FM Pare

About Us

Radio On Air Fm adalah Radio di Kediri Jawa Timur yang ingin mengangkat sejarah budaya dikota Kediri Khususnya Pare.

Contact us: onairfmpare@gmail.com

Follow Us

@2023 Radio On Air FM Pare - Kediri - Jawa Timur | Team IT : Mbah Yo
  • Redaksi
  • Tentang
  • Siber
  • Index
  • Kontak